Menu

Terima Kasih Kabau Sirah

  Dibaca : 141 kali
Terima Kasih Kabau Sirah
RUNNER UP— Kalah di final Liga 2, Semen Padang harus puas di posisi kedua dan mengantongi uang pembinaan Rp1 miliar.

 

PSS Sleman 2 vs 0 Semen Padang FC

PADANG, METRO – Pupus sudah harapan Semen Padang FC untuk menjuarai kompetisi Liga 2 Indonesia. Kabau Sirah tumbang 2-0 oleh PSS Sleman pada laga final di Stadion Pakansari Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/12) malam.

Dua gol yang bersarang ke gawang Semen Padang FC dilesatkan oleh Cristian Gonzales pada menit 17 dan Rifal Lastori pada menit 25. Itu membuat tim kebanggaan urang Minang ini harus mengakui keunggulan sang lawan dari wilayah Timur.

Meskipun gagal membawa pulang trofi ke kampung halaman, skuat Syafrianto Rusli ini tetap melangkah ke pentas sepakbola tertinggi di Indonesia, yaitu Liga 1 Indonesia. Berbarengan dengan Kalteng Putra FC yang pada laga sebelumnya berhasil menaklukan Persita Tangerang 2-0.

Dengan hasil laga final tersebut, tiga tim dari Liga 2 Indonesia, PSS Sleman, Semen Padang FC, dan Kalteng Putra akan bertemu kembali di Liga 1 pada musim mendatang. Sementara Persita harus tetap tinggal di Liga 2.

Menanggapi hasil di luar target tersebut, Pelatih Kepala Semen Padang FC Syafrianto Rusli pun mengucapkan rasa terima kasih atas pertandingan malam ini. Dia mengatakan pertandingan sangat menarik. Kedua tim sama-sama melakukan jual beli serangan.

”Namun sayang, tim kita kurang beruntung yang menyebabkan hanya berhasil Finish di urutan ke dua. Saya ucapkan selamat kepada PSS Sleman, selamat atas juara Liga 2. Saya puas dengan pertandingan ini meskipun kami gagal menjuarai Liga 2,” katanya usai pertandingan.

Coach Syafrianto mengaku timnya cukup baik dalam menyerang. “Kami banyak menciptakan peluang. Namun masalah seperti biasa kambuh lagi, anak-anak kurang tenang dalam mengeksekusi kesempatan, jadi peluang tersebut menjadi sia-sia,” tuturnya.

Dengan hasil tersebut, Syafrianto Rusli tetap mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pemain yang sudah berjuang maksimal hingga saat ini. ”Saya tetap bersyukur karena pemain sudah berjuang maksimal. Hasil tidak bisa kita tentukan, yang jelas kita sudah berusaha, saya juga ucapkan banyak terima kasih atas kehadiran supporter Semen Padang dari Padang yang jauh-jauh datang kesini untuk memberikan semangat kepada tim,”tutupnya.

Jalannya Laga
Kedua tim bermain terbuka dengan tempo sedang sejak menit awal. PSS Sleman yang menguasai jalannya laga mampu unggul pada menit ke-18 lewat gol Cristian Gonzales. Menerima umpan lambung dari sisi kanan, Gonzales dengan cerdik menyundul bola ke arah tiang jauh.

Unggul satu gol membuat serangan PSS semakin gencar. Delapan menit berselang, tim berjuluk Elang Jawa dari Timur itu menggandakan keunggulan. Memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Dave Mustaine, Rifal Lastori yang berada di kotak penalti langsung menyambar bola dengan kaki kirinya. Skor 2-0 untuk PSS bertahan hingga turun minum.

Berlanjut ke babak kedua, kendali permainan beralih ke Semen Padang. PSS lebih memilih menurunkan tempo permainan dan hanya sesekali melakukan serangan. Rapatnya lini belakang PSS yang dikomandoi kiper Ega Rizky, membuat Semen Padang terlihat frustrasi membangun serangan.

Semen Padang coba lebih sabar di babak kedua, pergerakan berbahaya Irsyad Maulana tercipta pada menit 58′, tapi tendangannya melayang jauh di atas mistar. Sementara PSS masih berusaha menambah gol. Leo Guntara dan kolega terus berusaha mencetak gol, tapi usaha demi usaha yang mereka lakukan selalu kandas.

Di 10 menit akhir pertandingan, Semen Padang sukses memukul mundur PSS untuk bertahan lebih dalam. PSS menumpuk hampir sembilan pemainnya di sepertiga pertahanan dan hanya menyisakan Gonzales di tengah lapangan.

Pertahanan berlapis PSS ini terbukti ampuh menggagalkan berbagai serangan Semen Padang. Memasuki tambahan waktu (4 menit), laga sempat dihentikan karena pendukung PSS Sleman tak sabar ingin berpesta juara dan menyalakan flare (kembang api). Beruntung, wasit masih bisa melanjutkan laga. Skor 2-0 untuk PSS bertahan hingga peluit panjang. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional