Menu

Terdengar Suara Ledakan, Rumah di Pampangan Terbakar

  Dibaca : 211 kali
Terdengar Suara Ledakan, Rumah di Pampangan Terbakar
KEBAKARAN— Petugas Damkar berjibaku memadamkan api yang membakar rumah milik Yanwar (67) di Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung.

PADANG, METRO
Saat penghuninya sedang tertidur pulas, satu unit rumah permanen di Jalan Bandes Nomor 54 RT 03 RW 01, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung, mengalami kebakaran hebat, Kamis (12/11) sekitar pukul 04.30 WIB. Peristiwa kebakaran itu sempat menimbulkan kepanikan karena lokasi kebakaran padat permukiman penduduk.

Untungnya, kebakakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa. Pasalnya, pemilik rumah Yanwar Ilyas (67) yang mendengar suara ledakan di ruang tamu, langsng terbangun. Ketika dicek, ternyata api sudah membesar di ruang tamu, sehingga Elvis Kasnir langsung membangunkan istri berikut anak-anaknya untuk menyelamatkan diri ke luar rumah.

Setiba di luar rumah, korban berteriak kalau rumahnya mengalami kebakaran, sehinga warga setempat ikut berhamburan kocar-kacir ke luar rumah. Sembari menunggu petugas Damkar datang, warga setempat bahu membahu memadamkan api dengan menyiramkan air menggunakan gayung dan ember.

Tetapi, api malah semakin tak terkendali dan api sudah menyebar ke seluruh ruangan di dalam rumah. Tak lama berselang, petugas Damkar bersama delapan unit mobil pemadam tiba di lokasi dan langsung menyemprotkan air ke titik api dengan kapasitas air yang lebih banyak. Sementara, beberapa petugas lainnya, berupaya melokalisir api agar tidak merembet ke rumah-rumah di sebelahnya.

Petugas yang sempat kesulitan lantaran lokasi kebakaran berada di gang sempit, akhirnya berhasil memadamkan api hampir satu jam lamanya. Setelah dipadamkan, petugas melakukan pendinginan. Pihak Kepolisian yang juga datang ke lokasi, selanjutya mendata keterangan saksi-saksi dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Kabid Ops Damkar Kota Padang Basril mengatakan, pihaknya menurunkan delapan armada dari mako induk, termasuk pos Padang Selatan, dan Pasa Ambacang, karena lokasi kebakaran itu kawasan padat permukiman. Sehingga, proses pemadaman harus dilakukan secepat mungkin agar tidak menyebar ke banguan lain.

“Proses pemadam berjalan lancar dan berhasil di padamkan sekitar pukul 05.30 WIB. Akses jalan menuju lokasi tidak terganggu, karena masyarakat sedang istirahat di rumah masing-masing. Namun, jalan ke titik lokasi sangat sempit. Korban jiwa tidak ada,” kata Basril.

Sementara itu, Kapolsek Lubuk Begalung AKP Andi Parningotan Lorena mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Namun, yang jelas, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Dari hasil perhitungan sementaa, ketugian material ditaksir mencapai Rp700 juta.

“Bangunan dan isinya habis terbakar. Lokasi sudah kami pasang police line agar kita bisa melakukan penyelidikan mengungkap penyebab kebakaran. Sampai sekarang, kita belum bisa menyimpulkan sumber api berasal dari mana. Untuk keterangan saksi-saksi sudah ada dan beberapa sampel sudah kita bawa,” kata AKP Andi.

Dijelaskan AKP Andi, berdasarkan keterangan saksi yang juga pemilik rumah, peristiwa nahas itu terjadi saat dia sedang tidur pulas bersama istrinya. Yanwar baru menyadari rumahnya terbakar saat ia tersentak mendengar ledakan dari dalam ruang tamu rumahnya. Saat mendengar ledakan itu, dia mengecek ke ruang tamu rumahnya dan melihat api sudah berkobar dan berjatuhan dari langit-langit rumah ke lantai.

“Saat itu dia langsung membangunkan istrinya yang sedang tidur untuk menyelamatkan nyawa dan harta bendanya. Yanwar yang panik pun berteriak meminta tolong kepada warga untuk memadamkan api. Tidak berselang lama, pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api,” tutup Andi. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional