Menu

Terdampak Virus Corona, Pemprov Siapkan Bantuan Bagi Pelaku UMKM

  Dibaca : 264 kali
Terdampak Virus Corona, Pemprov Siapkan Bantuan Bagi Pelaku UMKM
DISKUSI— Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto diskusi bersama Sekdaprov Sumbar, Alwis didampingi Kepala Bakeuda Sumbar, Zaenuddin terkait alokasi anggaran sampak ekonomi akibat Covid-19, Selasa (24/3) di Kantor Gubernur Sumbar.

PADANG, METRO
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo, setiap kebijakan yang diambil dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19) ini, harus mengukur dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan.

“Karena itu, perintah Presiden, siapkan anggaran yang direncanakan sampai tuntasnya penanganan Covid-19 ini. Yang penting itu anggaran untuk jaring pengaman sosial untuk yang miskin baru yang akan muncul,” terang Irwan, usai teleconference dengan Presiden RI, Joko Widodo, Selasa (24/3) di ruang kerjanya.

Irwan mengungkapkan, dengan adanya Inpres terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19 ini, maka Pemprov Sumbar bisa leluasa menggunakan anggaran untuk kepentingan penanganan Covid-19 ini. Baik itu untuk pengadaan alat pelindung diri (ADP), alat deteksi virus corona, maupun untuk jaring pengaman sosial.

“Untuk mengadakan jaring pengaman sosial ini, kita sudah rapat dengan Wakil Gubernur dan Sekda. Anggarannya disisihkan dari DAK fisik, pergeseran anggaran, termasuk dana tidak terduga dan belanja perjalanan dinas yang juga bisa dikurangi,” ujar Irwan.

Siapa saja terdampak akibat kebijakan penanganan Covid-19 yang dapat bantuan sosial jaring pengaman sosial nantinya? Irwan mengungkapkan, dengan begitu pentingnya melakukan social dan physical distancing untuk mencegah penyebaran virus corona, maka yang paling penting masyarakat harus banyak berada di rumah. Yang terdampak dari kondisi ini para pelaku UMKM, pedagang dan guru-guru.

“Kita siapkan anggarannya untuk membantu pelaku UMKM, pedagang dan guru-guru. Format penyaluran bantuannya nanti Sekda yang buat perencanaan,” ujar Irwan.

Meski dengan konsekuensi menggunakan anggaran yang terbatas, Pemprov Sumbar menurutnya, akan siapkan anggaran sebesar Rp25miliar nantinya. Irwan juga menyebutkan, juga sudah surati bupati walikota untuk melakukan hal yang serupa. “Jika bupati dan walikota juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp3 sampai Rp4 miliar kan lumayan juga,” ujarnya.

Bantuan pengaman sosial ini menurut Irwan nantinya disalurkan dalam bentuk uang tunai. “Teknisnya nanti kita siapkan. Termasuk siapa yang terdampak perlu didata. Guru sedikit jumlahnya, tapi pedagang dan UMKM yang terdampak cukup banyak. Kan waktunya panjang ini. Kita buat format dan scedulenya. Bisa jadi, April apa? atau Mei apa? dan sebagainya,” ujarnya.

Sementara, Sekdaprov Sumbar, Alwis didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Sumbar, Zaenuddin mengatakan dirinya ditugaskan untuk mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 ini.

Zaenuddin mengungkapkan, untuk penanganan Covid-19 ini, ada yang berdampak langsung dan tidak langsung. Untuk dampak langsung, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran untuk petugas-petugas Dinas Kesehatan Sumbar dan pihak-pihak yang melaksanakan tugas penanganan pencegahan penyebaran virus corona ini.

Sementara, untuk dampak tidak langsung, dengan adanya kebijakan membuat masyarakat untuk berada di rumah, maka bagi pelaku ekonomi dan UMKM tentu jualan produknya tidak laku. Inilah yang perlu diberi bantuan. Termasuk pedagang dan masyarakat miskin. Mereka dibantu melalui alokasi anggaran yang disiapkan.

“Alokasi anggaran sesuai kebutuhan dan disiapkan dalam dua hari ini. Kegiatan yang tidak urgen kunjungan dan perjalanan dinas dikurangi untuk menutupi biaya dari dampak tidak langsung virus corona ini. Kita koordinasikan dengan OPD terkait, seperti Dinas Sosial Sumbar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan OPD lainnya. Mudah-mudahan di OPD ini juga ada anggaran kegiatan untuk itu, sehingga bisa ditambahkan saja anggarannya lagi,” harapnya.

Alwis mengatakan, dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat Covid-19 ini disiapkan. “Setelah ini kita rapatkan, mudah-mudahan juga ada kegiatannya di OPD masing-masing, sehingga tingga bisa ditambahkan saja anggarannya,” ujarnya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional