Menu

Terdakwa Penggelapan Puluhan Truk Dituntut Hukuman Percobaan, Vera Irawati: Tidak Memenuhi Rasa Keadilan bagi Korban

  Dibaca : 250 kali
Terdakwa Penggelapan Puluhan Truk Dituntut Hukuman Percobaan, Vera Irawati: Tidak Memenuhi Rasa Keadilan bagi Korban
Pihak Vera Irawati, sekalu korban dalam kasus dugaan penggelepan puluhan truk, memberikan keterangan pers, Senin (16/11).

PADANG, METRO
Pihak Vera Irawati sekalu korban dalam kasus dugaan penggelepan puluhan truk menyayangkan terdakwa hanya dituntut dengan hukuman percobaan.

“Sebagai korban dalam kasus ini kami mengormati proses hukum, namun kami menyayangkan terdakwa yang dituntut dengan hukuman percobaan,” kata Vera Irawati melalui kuasa hukumnya Yohannas Permana, ketika memberikan keterangan pers di Padang, Senin (16/11).

Pihaknya menilai tuntutan enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun yang diberikan ke terdakwa terlalu ringan, dan tidak memenuhi rasa keadilan bagi korban.

Hal itu mengingat kerugian yang telah dialami oleh korban selama kasus berlangsung, baik materi, fisik, ataupun psikologisnya.

Sementara kuasa hukum korban Yohannas Permana, menilai hukuman percobaan itu terlalu ringan jika menilik pasal 372 KUHPidana yang dijadikan dasar penuntutan.

“Terdakwa dinyatakan bersalah melanggar pasal 372 KUHPidana lalu dituntut dengan hukuman percobaan, sementara pasal tersebut (372 KUHP) memuat ancaman maksimal selama empat tahun penjara,” katanya.

Karena itu ia berharap kepada majelis hakim pengadilan untuk memutus perkara itu seadil-adilnya serta mempertimbangkan segala aspek.

Sebelumnya, kasus tersebut adalah dugaan penggelapan yang dilaporkan korban pada Febuari 2018, setelah truknya yang dipinjam EA (berkas terpisah) untuk kegiatan bongkar muat di PT Tina Dimans Raya (TDR), tidak kunjung dikembalikan.

Korban yang percaya dengan pelaku kemudian meminjamkan truk selama satu hari kepada EA yang merupakan oknum dari perusahaan PT TDR distributor Aqua.

Namun setelah satu hari melakukan bongkar muat, EA tidak mengembalikan kendaraan sesuai dengan waktu yang dijanjikan.

Korban telah mengupayakan pengembalian kendaraan melalui jalan kekeluargaan, hingga mensomasi perusahaan yang dipimpin A, namun tidak membuahkan hasil.

Seiring berjalannya waktu, proses hukum terhadap kasus terus bergulir hingga sampai ke tahap persidangan.

Dalam sidang beragendakan pembacaan tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Padang, Rabu (1/10) lalu, terdakwa A dituntut dengan hukuman percobaan yaitu enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun.

Terpisah, Kasi pidana umum ( Kasipidum) Kejaksaan Negeri Padang  Yarnes mengatakan, pihaknya menuntut sesuai fakta di persidangan dan berdasarkan keadilan hidup dalam masyarakat.

“ Tuntutan kami mempertimbangkan keterangan saksi yang dihadirkan di persidangan,” ungkap Yarnes. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional