Menu

Tercepat Membentuk Tim TP2DD, Pemko Solok Terima Penghargaan dari BI Sumbar

  Dibaca : 110 kali
Tercepat Membentuk Tim TP2DD, Pemko Solok Terima Penghargaan dari BI Sumbar
TERIMA PENGHARGAAN— Wali Kota Solok Zul Elfian Umar menerima penghargaan dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Barat yang diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Sumbar, Wahyu Purnama A.

KOTA SOLOK
Dinilai sebagai pemerintah daerah yang telah melaksanakan pembentukan dan penandatanganan SK Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Wali Kota Solok Zul Elfian Umar mendapat pengakuan berupa penghargaan dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Barat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat Wahyu Purnama A, dalam acara puncak Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI), Jum’at (9/4) di Aula Anggun Nan Tongga Bank Indonesia Provinsi Sumatra Barat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat Wahyu Purnama A mengatakan, menuju Indonesia negara maju Tahun 2045, cara tradisional dalam bertransaksi perlu ditingkatkan ke arah yang lebih maju dan efisien.

“Sesuai perkembangan, saat ini sudah dilakukan transaksi keuangan secara digital yang dikenal dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Transformasi digital merupakan bagian pemulihan ekonomi di Indonesia. Untuk itu upaya menerapkan digitalisasi daerah juga segera dilakukan,” kata Wahyu.

Dijelaskan Wahyu, dalam rangka penguatan koordinasi antara Pusat dan Daerah, di tingkat daerah juga dibentuk TP2DD, baik untuk tingkat Provinsi, Kabupaten maupun Kota yang diketuai oleh Kepala Daerah.

“Kota Solok merupakan salah satu daerah yang telah melakukan penandatanganan SK Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Alhamdulillah, saat ini 19 kab/kota di Provinsi Sumbar sudah melakukan penandatanganan SK TP2DD. Kita tercepat kedua di seluruh Indonesia dalam menyelesaikan TP2DD ini,” ungkap Wahyu.

Sementara, Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar menilai, sebagai salah satu langkah konkret dalam mendorong integrasi ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif dan efisien, baik di pusat maupun di daerah, Pemko Solok sangat mendukung langkah pemerintah pusat tersebut.

Apalagi Pemerintah daerah khususnya Kota Solok, lanjutnya, sangat membutuhkan wadah dan dukungan dalam melakukan sinergi kebijakan dan landasan implementasi agar langkah yang diambil lebih bermanfaat. Berbagai inisiatif pengembangan dan perluasan ekonomi dan keuangan digital untuk mengakselerasi transformasi digital juga diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi di Kota Solok.

Dimata Zul Elfian, untuk Kota Solok memang sangat diharapkan adanya upaya dalam mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah. Penerapan perkembangan teknologi dalam menunjang kemajuan daerah secara bertahap telah diterapkan di Pemerintah Kota Solok.

Dan melalui kebijakan ini, Zul Elfian berharap dapat lebih mendorong implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD). Kedepannya lanjutnya langkah ini dapat meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah dalam mendukung tata kelola, dan mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan daerah dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah.

Apalagi lanjutnya, Bank Indonesia mendukung upaya bersama dalam mengakselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah. Langkah-langkah tersebut antara lain mendorong akselerasi digitalisasi keuangan melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS) sekaligus mendorong kesuksesan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI).

Terkait TP2DD, BI baik di Kantor Pusat maupun di seluruh Kantor Perwakilan BI di 34 provinsi mendukung sepenuhnya langkah-langkah menyukseskan pelaksanaan tugas TP2DD di daerah.

Apalagi dalam pemikiran Zul Elfian, ketika melihat Strategi Nasional Ekonomi Digital ini yang meliputi tiga strategi lintas sektor yaitu mempercepat digitalisasi di sektor bisnis dan industri, menciptakan berbagai macam peluang dalam pengembangan dan konektivitas digital yang dapat dimanfaatkan dengan setara oleh semua pihak serta mendorong koordinasi lintas sektor dan lintas lembaga pemerintahan, baik di pusat maupun daerah, cukup membawa dampak bagi perkembangan perekonomian Kota Solok yang selama ini berkembang sebagai kota perdagangan dan jasa dalam bingkai kota serambi madinah. (**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional