Menu

Terbakar Cemburu, Suami Habisi Istri Siri

  Dibaca : 878 kali
Terbakar Cemburu, Suami Habisi Istri Siri
BUNUH ISTRI— Tersangka JH yang tega membunuh istri sirinya setelah ditangkap di Pekanbaru, Riau dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolres Payakumbuh.

PAYAKUMBUH, METRO – Berusaha melarikan diri usai menghabisi nyawa istri sirinya dengan sadis, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir mobil pengangkut sayur JH (26) ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh di dalam kamar hotel di kawasan Panam, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Kamis (9/1) sekitar pukul 3.00 Wib dinihari.

Mirisnya, dari pengakuan pelaku yang tega membunuh istri sirinya Mutiara Putri (20) di dalam kamar rumah kontrakan di Tarok, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Rabu (8/1) sekitar pukul 2.30 WIB, karena terbakar api cemburu. Saat itu pelaku melihat istri sirinya chatting dengan pria lain.

Selain itu, JH yang menikahi korban pada 2 Juni 2019 itu juga sempat berencana melarikan diri ke Kota Batam, dan sudah membeli tiket penerbangan dengan maskapai Lion Air keberangkatan pukul 20.00 Wib, dari bandara, Simpang Tiga, Sultan Sarif Kasim II Pekanbaru, Rabu (8/1) malam.

Namun, saat itu dirinya bimbang, sebab orang tuanya di Taram, Kecamatan Harau, Limapuluh Kota, menyuruh pulang. Sehingga, JH yang berdomisili di Nagari Koto Tuo, itu memutuskan untuk membatalkan keberangkatan dan menginap di sebuah hotel di Panam, Kota Pekanbaru. Namun tidak berselang lama, JH dibekuk Satreskrim Polres Payakumbuh.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan didampingi Kasat Reskrim AKP Ilham Indarmawan dan sejumlah perwira di Mapolres Payakumbuh, Kamis (9/1) siang dalam jumpa pers mengatakan, terungkapnya otak pelaku pembunuhan itu, sesuai dengan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, yang mana mengarah kepada suami korban berinisial JH.

“Setelah itu, kita lakukan pengejaran kepada tersangka yang kabur ke arah Pekanbaru, Riau. Hingga dibekuk ketika sedang menginap di salah satu hotel. Dalam penangkapan terhadap tersangka, pihaknya menyita barang bukti satu unit HP lama yang dipakai tersangka sebelum menghabisi nyawa korban dan HP baru yang dibeli tersangka ketika hendak melarikan diri usai membunuh istri yang dinikahinya secara sirih. Pakaian yang digunakan pelaku untuk mencekik korban serta tali yang digunakan untuk mengikat korban juga telah disita,” ungkap AKBP Dony.

Tersangka, menutur AKBP Dony, sebelum melarikan diri sempat singgah ke rumah orangtuanya di Taram, kemudian JH meninggalkan mobilnya di rumah orang tuanya, namun dia tidak banyak bicara termasuk soal pembunahan terhadap istrinya. Di tengah kerisauan hati itu, JH memutuskan berangkat ke Pekanbaru Riau.

Kemudian JH diantar adiknya ke Perempatan Simpang Kampus Politeknik, Tanjuang Pati untuk naik travel menuju Kota Bertuah, Pekanbaru, Riau dengan perasaan kacau balau dan cemas.

Disampaikan Kapolres, sebelum melakukan pembunuhan, antara korban dan tersangka yang bekerja sebagai sopir mobil sayur sempat terjadi cekcok hingga akhirnya peristiwa sadis itu terjadi. Pada malam  kejadian, korban yang sehar-hari bekerja disebuah kafe di Payakumbuh tidak masuk kerja karena alasan sakit.

Karena tengah membutuhkan uang untuk membayar cicilan sepeda motor, korban yang memiliki ratusan follower di Instagram itu meminta kepada tersangka JH. Karena tidak memiliki uang dengan alasan tidak pergi bekerja, tersangka tidak bisa mengabulkan keinginan korban.

Rupanya hal tersebut tidak berhenti sampai disana saja, komunikasi pasangan uami istri (pasutri) itu berujung kepada pertengkaran. Sebab, korban saat komunikasi dengan suaminya itu asyik berkomunikasi dengan seseorang menggunakan aplikasi Whatapps. Bahkan tersangka mencoba meminta HP yang dipakai korban tetapi korban menolak sehingga tersangka merebutnya. Akibatnya, pertengkaran hebat pun tak terelakkan, yang membuat tersangka gelap mata menghabisi nyawa istrinya.

“Antara korban dan tersangka memang terjadi cekcok sebelum terjadinya pembunuhan itu. Setelah mencekik korban, tersangka juga menyumpal mulut korban dengan baju kaos dan menutup hidung korban dengan lakban. Karena takut korban akan meminta tolong saat tersangka melarikan diri, tersangka mengikat tangan dan kaki korban,” terang AKBP Dony.

AKBP Dony memastikan pihaknya masih mendalami kasus pembunuhan yang sempat menggemparkan warga Kota diperlintasan Sumbar-Riau itu. “Ada 4 orang saksi yang dimintai keterangan. Tersangka sementara kita jerat dengan pasal 338 UU KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” tegas AKBP Dony.

Dari keterangan JH di hadapan Kapolres dan penyidik mengakui, ia tersulut kemarahan karena melihat korban chat melalui Wasthapp dengan orang lain. Namun, ketika dia menanyakan siapa dia berkomunikasi , korban tidak mau. Merasa tersulut api cemburu, disanalah timbul pertengkaran dengan istrinya.

“Saya sakit hati, karena istri saya itu sering merendahkan dan melecehlan saya karena bekerja serabutan. Malam itu saya bertengkar hebat dengan istri saya disebabkan ia chatting dengan soerang pria,” cerita JH.

Pria bertato yang berbicara sambil menundukkan kepala dengan suara tersekat itu menambahkan, ia menghabisi istrinya sekitar pukul 23.00 WIB, ketika adik korban sedang tidak berada di rumah.

“Istri saya memaki-maki saya dengan nada kasar. Ia sampai mengatakan, kalau tidak punya uang, silakan saja pergi dan jangan tinggal lagi di rumah ini. Saya cemburu ia chatting dengan pria lain. Saya khilaf dan saya mohon maaf,” ucap JH.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita muda, MP (20) warga Kelurahan Padang Tiakar, RT 02 RW 02 Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, ditemukan meninggal di kamar rumah kontrakannya dalam kondisi mengenaskan, Rabu (8/1) sekitar pukul 2.30 WIB dinihari.

Saat ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Tarok, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, MP dalam kondisi tidak berbusana lengkap. Kedua tangan dan kakinya diikat dengan Tali Tambang ukuran sedang. Mulut disekap pakai lakban Bening, dengan leher terlilit handuk. Sedangkan dibagian Kiri dan Kanan leher korban mengalami memar serta dua pergelangan tangannya. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional