Menu

Terapkan Teknologi Penyemprotan Otomasi untuk Budidaya Jamur

  Dibaca : 104 kali
Terapkan Teknologi Penyemprotan Otomasi untuk Budidaya Jamur
BUDIDAYA JAMUR--Tim Pengabdian Unand sedang melakukan pengolahan baglog sebagai media pembudidayaan jamur.

PADANG, METRO
Sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat, Dosen Universitas Andalas (Unand), Hanalde Andre, MT bersama timnya membuat sistem otomasi untuk menjaga suhu dan kelembapan kumbung jamur tiram.

Hanalde menyebutkan, sistem otomasi merupakan penggunaan teknologi untuk menjaga kondisi ekosistem jamur agar tetap optimal.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dilaksanakan di Sungkai, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Dan masih berlangsung sampai akhir tahun ini.

Katanya, Budidaya Jamur tiram tersebut baru mulai dikembangkan di daerah Sungkai yang hanya berjarak sekir 3-4 kilometer dari Kampus Unand Limau Manis.

“Budidaya jamur tiram yang dilakukan menggunakan baglog sebagai media jamur. Satu kumbung jamur saat ini berisi 1100 baglog. Untuk selanjutnya akan dikembangkan dengan kapasitas mencapai 5000 baglog. Untuk kapasitas 1100 baglog panen dapat dilakukan setiap hari dengan hasil panen 1,5-2 Kg,” tuturnya.

Dia juga mengatakan, bahwa jamur tiram tidak memerlukan cahaya matahari untuk tumbuh dan berkembang, karena itu jamur tiram dibudidayakan di dalam ruang tertutup dengan suhu antara 27–28 derajat celcius dengan kelembaban 60-70%.

“Untuk menjaga kondisi tersebut petani melakukan penyemprotan 2-3 kali sehari saat cuaca panas,” jelasnya.

Kemudian, sistem otomasi penyemprotan yang diterapkan pada kumbung jamur, akan melakukan penyemprotan ketika suhu dan kelembapan kumbung berada di atas suhu optimal tumbuh kembang jamur.

Penyemprotan dilakukan menggunakan pompa air dengan nozzle berukuran 0,2 mm untuk menghasilkan pengkabutan air.

Nantinya sistem juga dilengakapi dengan sumber tenaga listrik yang berasal dari panel surya untuk memudahkan pengoperasian alat di kumbung jamur tiram.

Andre dan tim berharap, teknologi ini dapat meningkatkan produktivitas petani jamur tiram sehingga dapat memberikan hasil yang lebih baik untuk petani.

“Kegiatan pengabdian ini didanai oleh Unand melalui skema program berkelanjutan. Semoga membantu mitra untuk tumbuh kembang dengan usaha,” pungkasnya. (hsb/rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional