Menu

Tenteng Uang Rp245 Juta, Pengusaha Padang Dirampok

  Dibaca : 816 kali
Tenteng Uang Rp245 Juta, Pengusaha Padang Dirampok
Delviola Mawaddah 1804078 Prodi S1 Farmasi, Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS)
pencuri 3

ilustrasi

PADANG, METRO–Aksi perampokan terjadi di depan Bank BCA Cabang Pembantu di Jalan Pondok, Kota Padang, Senin (7/12) siang. Para pelaku menyikat uang Rp245 juta yang ditenteng Hendra Gunawan (64). Sedianya, uang tersebut akan disetorkan ke bank.

Peristiwa ini membuat shock Hendra. Dia tidak menyangka, uang ratusan juta yang ditentengnya akan disikat perampok. Kejadiannya juga sangat cepat. Tak sampai 5 menit. “Saya baru turun dari mobil, ketika pelaku datang dan merampas kantong kresek berisi uang Rp245 juta,” ungkap Hendra.

Dijelaskan Hendra dalam laporannya ke Polsek Padang Selatan bernomor 476/K/XII/2015, uang itu sedianya akan disetor ke Bank BCA. Dia berangkat dengan sopirnya, dan setiba di depan Bank, korban kemudian turun dari pintu depan sebelah kiri mobil Carry Pikap. Sesaat setelah korban berada di luar mobil, tiba-tiba saja  datang dua orang pelaku dari arah belakang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah hitam.

Saat itulah, pelaku langsung merampas uang korban yang dibungkus kantong plastik. Kontan saja korban terkejut dengan aksi jambret itu, korban berusaha mengejar sambil berteriak untuk memanggil warga, namun sayangnya pelaku berhasil kabur membawa uang rampasan dengan memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi.

Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kapolsek Padang Selatan AKP Eriyanto didampingi Kanit Reskrim Ipda Joko Sutriyanto mengatakan pihaknya telah menerima laporan jambret tersebut. ”Kita telah meminta keterangan terhadap korban terkait kasus yang dialaminya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kita bisa mengungkap kasus ini, dan pelaku bisa ditangkap,” sebut Eriyanto.

Dilanjutkan Eriyanto, dari pengakuan korban, memang sebelum kejadian, korban merasa telah diintai oleh kedua pelaku. Saat itu korban datang ke Bank BCA cabang pembantu di jalan Pondok bersama sopirnya.

Eriyanto mengimbau kepada masyarakat yang ingin menyetor atau menarik uang tunai dengan jumlah yang banyak agar meminta untuk didampingi oleh kepolisian atau pihak kemanan. ”Untuk mencegah tindakan kejahatan, baik itu perusahaan atau personal saat menyetor maupun menarik uang tunai dalam jumlah yang banyak agar meminta bantuan kepada pihak kepolisian,” imbaunya. (r)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional