Close

Tenggelam, 3 Pelajar Tewas Sungai Batanghari dan Batang Timpeh

TENGGELAM— Tim BPBD Dharmasraya mengevakuasi korban tewas tenggelam di Sungai Batanghari dan Sungai Batang Timpeh.

DHARMASRAYA, METRO —Tiga orang pelajar di Kabupaten Dharmasraya tewas akibat tenggelam di Sungai Batanghari dan Sungai Batang Timpeh. Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (15/4) dan Minggu (17/4) pagi.

Kejadian pertama di Jorong Pinang Makmur, Nagari Tabek,  Kecamatan Timpeh. Korban yang tewas diketahui bernama Rifan Setiana (13). Awalnya, korban pergi memancing bersama temannya sekira pukul 16.50 WIB.

Saat mancing, tiba-tiba korban terpeleset dan jatuh ke sungai. Teman korban sempat membantu. Namun, teman korban tidak kuat menarik korban lantaran badan korban gemuk hingga korban hanyut dan tenggalam di Sungai Batang Timpeh.

Beberapa jam melakukan pencarian, atau pukul 18.00 WIB, jasad korban pun berhasil ditemukan sekitar 15 meter dari lokasi dirinya terjatuh. Sayangnya, saat ditemukan, korban dalam kondisi tak bernyawa lagi. Jasad korban pun kemudian dibawa ke Puskesmas lalu dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kejadian kedua, di Sungai Batanghari pada Minggu (17/4). Dua orang pelajar SD bernama Miftahul Ahman (12) dan Fatir Nurrahmat (12) ditemukan petugas gabungan dalam kondisi tak bernyawa.

Diketahui, dua pelajar itu hanyut saat mandi bersama teman-temannya usai mengikuti didikan di Jorong Piruko Sitiung 1 Blok A, Kecamatan Sitiung, Dharmasraya. Meski sempat berteriak minta tolong, teman-teman korban tak bisa berbuat banyak, lantaran kedua korban terseret arus dengan cepat lalu tenggelam.

Kabar meninggalnya tiga pelahar tersebut dibenarkan Kepala BPBD Dharmasraya, Eldison melalui Analis Kebencanaan Kedarutan BPBD Ardianus Effendi. Menurutnya, korban Rifan Setiana tenggelam karena diduga tak pandai berenang.

“Korban ini mancing bersama temannya bernama Fadhip Satrio Habibi. Namun, saat asyik mancing, korban terpeleset hingga terjatuh ke sungai. Teman korban sempat membantu, namun tidak kuat menarik korban lantaran badan korban gemuk. Korban pun akhirnya tenggelam,” kata Ardianus Effendi, Senin (18/4).

Menurut Ardianus Effendi, korban merupakan siswa kelas 1 SMP N Timpeh. Korban ditemukan 15 meter dari tempat korban terpeleset, sekira pukul 18.00 WIB.

“Korban kondisinya sudah meninggal. Tapi, untuk memastikan hal itu, jasad korban kita bawa ke Puskesmas. Hasil pemeriksaan tim medis, menyatakan korban sudah meninggal dunia,” ujar Ardianus Effendi.

Selain itu, dikatakan Ardianus Effendi, untuk korban Miftahul Rahman dan Fatir Nurrahmat, hanyut dan tenggelam saat mandi-mandi di Sungai Batanghari, tepatnya di Jorong Piruko Sitiung 1 Blok A, Kecamatan Sitiung, Dharmasraya.

“Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan pihaknya di lapangan menyebutkan, peristiwa itu bermula usai salat subuh, Minggu(17/4) pagi, kedua korban bersama teman-temannya mandi-mandi di Sungai Batanghari. Mungkin karena arus cukup deras, kedua korban terbawa arus sungai,” ujarnya.

Dijelaskan Ardianus Effendi, warga bersama tim gabungan dengan cepat melakukan pencarian hingga kedua korban berhasil ditemukan.  Setelah ditemukan, jasad kedua korban dievakuasi ke rumah duka.

“Dengan adanya kejadian ini, kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu hati-hati dan mengawasi anaknya saat di luar rumah. Mengantisipasi lebih baik daripada menanggulangi,” pungkasnya. (gus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top