Menu

Tenaga Akuntan Dibutuhkan, Gubernur: Jaga Kepatuhan Melaksanakan Program Pemerintah

  Dibaca : 139 kali
Tenaga Akuntan Dibutuhkan, Gubernur: Jaga Kepatuhan Melaksanakan Program Pemerintah
SERAHKAN PLAKAT— Penyerahan plakat IAI Sumatera Barat dari Ketua IAI Sumbar, Drs Novizar, MPd, Ak, CA, Qia kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah.

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar) Mahyeldi An­sharullah mengatakan, te­naga akuntan sangat dibu­tuhkan untuk menjaga ke­patuhan pemerintah dalam menjalankan program ke­giatan sesuai visi dan misi, serta meningkatkan ke­sejahteraan masyarakat.

“Setiap bidang pada Organisasi Perangkat Dae­rah (OPD) itu sebenarnya butuh akuntan, untuk men­jaga agar perencanaan sesuai dengan pelaksa­naan. Sehingga bisa di­pertanggungjawabkan,” kata Mahyeldi Ansharullah, Minggu (13/6) saat mem­buka Silaturahmi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Sumatera Barat dan Bedah Buku “Koruptor Keren?”, di Padang.

 Mahyeldi menye­but­kan, ilmu yang dimiliki oleh akuntan akan menjamin kegiatan di setiap OPD memiliki kepatuhan secara administrasi keuangan

 Sehingga, ketika di­periksa semuanya bisa dipertanggungjawabkan dengan baik.

Menilik pentingnya pe­ran akuntan, ia menilai kebutuhan akuntan dalam struktur pemerintahan di Sumbar masih sangat ting­gi.

“Makanya dengan ada­nya organisasi IAI ini diha­rapkan bisa menggugah dan memotivasi generasi muda untuk terjun ber­kuliah di bidang ini. Me­rekalah nanti yang akan membantu memback up pemerintah agar tidak ada lagi celah munculnya ko­rup­tor,” katanya.

Namun, ia mengingat­kan keilmuan saja tidak cukup tetapi harus diim­bangi dengan integritas terhadap keilmuannya.

“Dari pengalaman men­jadi kepala daerah di Kota Padang, menjadi wakil rak­yat hingga sekarang me­mikul tanggung jawab se­bagai gubernur, masih ada juga yang memiliki keil­muan yang baik, tetapi kurang berintegritas. Ini ke depannya harus dibenahi,” katanya.

Sementara terkait be­dah buku yang digelar, Mahyeldi menilai buku jni akan menambah wawasan, memunculkan diskusi, ide dan solusi untuk kebaikan bersama.

“Ide dan solusi itu nanti mudah-mudahan juga a­kan berguna untuk men­jaga pemerintahan yang baik dan bersih,” ujarnya.

Ketua IAI Wilayah Sum­bar, Drs. Novizar, Mpd, Ak, CA, QIA menyebutkan, pertemuan yang digelar dimaksudkan untuk mema­dupadankan program an­tar bidang IAI dan men­sinergikan dengan program dengan stake holder.

Ia juga menyebut, a­kun­tan yang tergabung dalam IAI Sumbar siap men­dam­pingi program-program seluruh stake holder ter­masuk peme­rintah daerah.

“Kami punya profe­sio­nal akuntan publik dan akuntan syariah yang bisa membantu pemerintah pro­vinsi, kabupaten/kota un­tuk membenahi tata kelola keuangan menuju good governance dan clean go­ver­nmen,” katanya.

 Sementara terkait bu­ku yang dibedah ia menye­but judulnya sengaja di­buat untuk menyindir pada koruptor yang sepertinya tidak memiliki ketakutan dan penyesalan saat di­jem­put KPK.

“Ini menunjukkan ada kecenderungan kecu­ra­ngan dan penyimpangan mulai menjadi hal yang biasa. Fenomena ini kita coba bahas di dalam buku selain juga yang berkaitan dengan hal-hal yang ber­kaitan dengan pemerin­tahan,” katanya.

Acara silaturahmi IAI dan bedah buku itu juga dihadiri oleh Kapolda Sum­bar diwakili Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombespol Jiko Sadono, SH, SIk, MH, Kepala BPKP Wilayah Sum­bar, Ichan Fuady, Kasi Ekonomi Keuangan Kajati Sumbar, Herwatan dan Kepala Jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Dr. Fauzan Misra, M.Sc, Sc, Ak, CA, BKP.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional