Menu

Temukan Pj Sekdaprov dan ASN Langgar Aturan Baju Dinas, Mahyeldi Meradang saat Apel Gabungan

  Dibaca : 537 kali
Temukan Pj Sekdaprov dan ASN Langgar Aturan Baju Dinas, Mahyeldi Meradang saat Apel Gabungan
MERADANG— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah meradang saat memimpin apel gabungan hari pertama masuk kerja ASN Pemprov Sumbar, pascalibur Lebaran tahun 2021, Senin (17/5).

PADANG, METRO
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meradang saat memimpin apel gabungan hari pertama masuk kerja ASN Pemprov Sumbar, pascalibur Lebaran tahun 2021, Senin (17/5).

Kekesalan Mahyeldi tumpah, saat melihat Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Benni Warlis serta sejumlah pejabat ASN lainnya tidak memakai baju Korpri.

Dengan nada tinggi Mahyeldi “berang” (marah alias meradang) dan meminta Benni Warlis bergabung dengan barisan bergabung bersama pejabat ASN lainnya yang tidak mematuhi aturan pakaian dinas tersebut, berpisah dengan barisan ASN lainnya yang berpakaian Korpri.

“Pelanggaran yang mereka lakukan hari ini, ketidakpatuhan mereka, ketidakdisiplinan mereka adalah kesalahan kepada bangsa ini. Kesalahan terhadap negara. Kita digaji oleh negara untuk membiayai hidup, sementara kita tidak memberikan yang terbaik pada negara,” kata Mahyeldi dengan nada tinggi dan raut wajah kesal.

Mahyeldi mengatakan ASN yang tidak mematuhi aturan baju dinas tersebut diminta untuk menyadari kesalahannya. Namun secara aturan akan tetap diproses sesuai aturan yang berlaku.

Seperti diketahui, Permendagri nomor 11 tahun 2020 tentang Pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kemendagri dan Pemerintah Daerah, setiap tanggal 17 setiap bulan, ASN harus memakai pakaian Korpri.

Namun saat apel selepas libur lebaran yang jatuh pada tanggal 17 Mei 2021, sangat sedikit sekali yang menggunakan pakaian Korpri. Sebagian besar memakai pakaian dinas berwarna kuning. Bahkan, tidak hanya salah memakai baju dinas, pakaian baju dinas yang melanggar pemendagri tersebut juga digunakan dengan atribut yang tidak lengkap.

“Maka tadi saya kelompokkan yang tidak menggunakan pakaian Kopri. Sedikit sekali yang patuh. Yang pakaian kuning juga tidak lengkap atributnya. Itu adalah kesalahan,” ujarnya.

Ia mengatakan saksi yang akan dijatuhkan sesuai dengan aturan karena aturan tentang ASN sudah jelas. Sanksi juga akan dijatuhkan pada ASN yang tidak masuk tanpa keterangan pada hari pertama kerja usai libur Lebaran. ”Hari ini kita sidak. Yang tidak patuh tentu disanksi,” ujarnya.

Wakil Gubernur Sidak
Terpisah, usai apel gabungan, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar.

Sidak dilakukan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumbar, Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Sumbar.

Audy mengatakan, sidak ini dilakukan guna mengetahui ada tidaknya ASN yang terlambat dan bolos. Audy menegaskan, setelah cuti bersama para ASN diharapkan sudah hadir kembali pada hari pertama masuk kerja, untuk memberikan pelayan public. Khususnya pada unit-unit pelayanan kepada masyarakat. “Kita harapkan ASN pascacuti bersama, pada hari pertama semuanya masuk kerja. Itu penting agar mereka menyadari pentingnya disiplin kerja,” kata Audy.

Ikut hadir bersama Audy saat sidak, Asisten III Setdaprov Sumbar, Drs. Nasir Ahmad, M.Si, Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM Setdaprov Sumbar, Muhammad Yani, SH, dan Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Enifita Djinis, SH.

Audy menegaskan akan memberikan sanksi sesuai ketentuan kepada para ASN yang absen tanpa alasan jelas di hari pertama kerja usai libur Lebaran.

“Tentunya untuk memastikan kedisiplinan pegawai, akan dicek lagi melalui hasil absensi para pegawai. Tentu jika ada yang melanggar, akan diproses seusai dengan aturan PP Nomor 53,” tukasnya.

Dijelaskannya, disiplin kerja bagi ASN bukan menjadi paksaan, melainkan kewajiban yang harus dilaksanakan. Karena setiap ASN memiliki ikatan dengan aturan yang ditentukan dalam perundang-undangan.

“Alhamdulillah, pantauan kami belum ada ASN yang terlambat masuk dan bolos kerja. Hanya ada yang cuti hamil,” ujarnya.

Dengan hasil tersebut, Audy senang seluruh ASN tidak ada yang mangkir pada hari pertama masuk kerja, karena sebelumnya sudah dibuatkan surat edaran, agar ASN tidak menambah cuti bersama serta dapat mematuhi peraturan dan ketentuan yang ada.

Tidak hanya untuk sidak saja. Kehadirannya bersama tim keliling ke beberapa kantor OPD juga untuk memberikan semangat serta motivasi kepada para ASN agar setelah lama libur bisa kembali bersemangat melaksanakan tugas dan kewajibannya melayani masyarakat. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional