Menu

Temui Presiden, Ketua DPD RI Sampaikan Aspirasi Daerah

  Dibaca : 542 kali
Temui Presiden, Ketua DPD RI Sampaikan Aspirasi Daerah
BERTEMU— Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Ir H AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menemui Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin pagi.

JAKARTA, METRO–Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ir H AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menemui Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin pagi.
Sekjen DPD RI, Reydonnyzar “Donny” Moenek ikut dalam pertemuan Ketua DPD RI dengan Presiden RI. Dalam pertemuan empat mata yang berlangsung selama 40 menit itu, Senator Indonesia asal Provinsi Jawa Timur itu menyampaikan semua temuan dan aspirasi dari daerah yang telah dikunjunginya.

Sebelumnya, Ketua DPD RI telah melakukan kunjungan kerja ke beberapa provinsi sejak November tahun 2019 hingga Januari 2020. Beberapa daerah yang telah dikunjungi diantaranya, Provinsi Aceh, Lampung, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Jawa Timur. “Saya sampaikan semua aspirasi dan temuan masalah di daerah secara langsung kepada Bapak Presiden, agar menjadi perhatian pihak eksekutif,” ungkap La Nyalla, usai pertemuan.

Di Aceh misalnya, La Nyalla menerima aspirasi tentang keinginan dari Pemerintah Aceh agar Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang akan berakhir dalam tujuh tahun ke depan dapat diperpanjang. Di sisi lain ujarnya, perlu dilakukan evaluasi terhadap implementasi dana tersebut, mengingat Aceh masih tetap saja berkubang dengan angka kemiskinan yang tinggi.

“Di Lampung, saya juga sampaikan ada perbedaan pandangan antara Pemerintah Provinsi dengan Kementerian ATR/BPN tentang luasan lahan pertanian di provinsi lumbung padi itu. Juga keinginan Lampung untuk memiliki sport center dan nasib tambak udang di Dipasena,” kata La Nyalla.

Sedangkan hasil kunjungan ke Bangka Belitung, Ketua DPD RI itu menyampaikan temuan seputar dinamika dunia usaha terkait timah. Termasuk zonasi wilayah yang perlu menjadi perhatian. “Masukan dari masyarakat pariwisata agar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bangka segera ditetapkan juga menjadi salah satu materi,” ujarnya.

Selain itu, La Nyalla juga menyampaikan keinginan Pemerintah Provinsi Bengkulu kepada Presiden Jokwi untuk membuka konektivitas antar-daerah, terutama akses Toll Trans Sumatera dan jalur kereta api dari Sumatera Selatan untuk mendukung rencana pengembangan Pelabuhan Pulau Baai serta beberapa keluhan dari kalangan dunia usaha di Bengkulu.

“Dari temuan dan aspirasi daerah di Jawa Timur, saya sampaikan kepada Presiden, ada praktik tidak sehat dalam dunia usaha tentang dominasi pekerjaan jasa konstruksi oleh BUMN Karya. Dan ini menjadi salah satu rekomendasi Kadin Jawa Timur dalam musyawarah Provinsi Jawa Timur, pada Desember 2019. Juga saya laporkan aspirasi dari KONI Jawa Timur tentang keberatan mereka terhadap pengurangan cabang olahraga di PON XX tahun ini,” urainya.

Secara umum, tambah La Nyalla, semua aspirasi dari daerah yang disampaikan bertujuan agar pola pembangunan menjadi Indonesia Sentris yang dicanangkan Presiden benar-benar terlaksana di daerah. Termasuk Inpres Nomor 7 tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha, dapat benar-benar dirasakan oleh para pengusaha di daerah.

“Sebab wajah Indonesia harus dilihat dari wajah 34 provinsi. Itulah mengapa aspirasi dan temuan kunjungan saya ke setiap provinsi akan saya laporkan langsung kepada Presiden. Insya Allah nanti secara periodik saya akan bertemu Presiden untuk menyampaikan hasil temuan dan aspirasi daerah dalam kunjungan kerja ke 34 provinsi di Indonesia,” imbuhnya. (fas/adv)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional