Menu

Tempurung Kelapa Bernilai Rupiah, Bupati Puji Kerajinan Nagari Paritmalintang

  Dibaca : 66 kali
Tempurung Kelapa Bernilai Rupiah, Bupati Puji Kerajinan Nagari Paritmalintang
KERAJINAN— Bupati Ali Mukhni menyaksikan kerajinan masyarakat Nagari Paritmalintang. (efa nurza/posmetro)

PDG.PARIAMAN, METRO – Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni puji inovasi masyarakat Kenagarian Paritmalintang, Kecamatan Enam Lingkung, Padangpariaman, karena sukses menjadika tempurung kelapa menjadi sebuah produksi yang bernilai rupiah.

“Kita meminta kepada masyarakat teruslah berinovasi untuk peningkatakn ekonomi masyarakat.” kata Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni usai acara Bursa Inovasi Nagari di  TK MOdel Limpato, kemarin.

Katanya, bursa inovasi Nagari Cluster II tahun 2019  tingkat Padangpariaman yang melibatkan nagari di lima kecamatan, yakni Kecamatan Enam Lingkung, 2wx11 Enam Lingkung, 2×11 Kayutana, Padang Sago dan Patamuan.

Dikatakan, inovasi nagari ini adalah untuk mempercepat efektivitas penggunaan dana desa yang ada di nagari.

“Ini wadah untuk mempertemukan seluruh kompenon nagari, untuk ikut serta dalam pembangunan dengan berbagai gagasan, sekaligus sebagai media menjalin kebersamaan antar nagari yang tergabung dalam cluster satu ini,” ungkapnya.

“Kita sangat mendukung program yang dicanagkan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Dengan adanya peranserta para walinagari, tentunya kita berupaya untuk meraih kemajuan di nagari kita masing-masing, lewat inovasi yang menggerakkan seluruh potensi nagari,” katanya.

Lebih jauh dikatakan, inovasi nagari tak akan terlepas dari anggaran. Untuk itu perlu penguatan TPID ini, agar melahirkan berbagai inovasi.

“Betapa banyak potensi nagari yang keadaannya masih belum tersentuh oleh inovasi, sehingga sulit untuk berkembang,” ujarnya.

Inovasi nagari ini, kata dia, harus didukung oleh regulasi dari Pemkab Padangpariaman sebagai payung hukumnya. Ini tentunya sebagai upaya leluasa bagi TPID dalam mengembangkan potensi nagari.

“Banyak potensi yang harus dikembangkan. Dan itu telah tumbuh sejumlah Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) di beberapa nagari. TPID harus melakukan upaya ini, dengan memanfaatkan tenaga yang ada di nagari terkait,” tandasnya mengakhiri.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional