Close

Teknik Sipil UNP Sosialisasikan Manfaat Sumur Resapan

PELATIHAN— Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UNP melakukan pelatihan pembuatan sumur resapan untuk rumah penduduk melalui PKM di Kenagarian Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasbar.

PASBAR, METRO–Tingginya curah hujan di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) saat ini belum termanfaatkan penuh, sebagai penopang kebutuhan air untuk lahan pertanian yang ada. Apalagi, lahan yang seyogyanya me­resapkan air hujan, telah beralih fungsi menjadi pemukiman penduduk dan pabrik. Sehingga ketersedian air tanah menjadi bekurang.

Oleh karena itu, diperlukan teknologi sederhana untuk menjaga agar air hujan bisa ditahan dan dimanfaatkan untuk sektor pertanian dan rumah tangga yang digunakan untuk penyimpanan air jangka pendek dan menengah.  “Kemudian air tersebut dialirkan ke dalam shaft buatan berupa saluran parit, yang nanti dikumpulkan kedalam reservoar komunal sebagai cadangan,” ungkap Dosen Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (UNP) Dr. Eng. Nevy Sandra, S.T.,M.Eng saat ditemui a­wak media di sela-sela kesibukannya, Selasa (19/10).

 “Berdasarkan data BPS 2018, curah hujan per bulan berkisar 50 – 1000 mm3. Hal ini menandakan air hujan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk pemenuhan kebutuhan sum­ber air, bagi penopang pertanian,” ucapnya.

Nevy Sandra meng­ung­kapkan, baru-baru ini Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UNP telah melakukan pelatihan pembuatan sumur resapan untuk rumah penduduk melalui Pro­gram Kemitraan Masya­rakat (PKM) di Kenagarian Aia Gadang, Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).  “Tingginya kebutuhan air pada masa musim kemarau tidak sebanding dengan keter­sediaan air untuk kebutuhan masyarakat. Oleh ka­rena itu, dengan adanya sumur resapan yang diba­ngun dengan melibatkan warga, dapat mengurangi resiko kekurangan air saat musim kemarau,” jelas­nya.

Sumur resapan merupakan sumur atau lubang pada permukaan tanah yang dibuat untuk menampung air hujan, agar dapat meresap ke dalam tanah. Fungsi utama dari sumur resapan ini sebagai tempat menampung air hujan dan meresapkannya ke dalam tanah.

Prinsip kerja dari sumur resapan adalah menyalurkan dan menampung air hujan ke dalam sebuah lubang atau sumur. Sehingga sedikit demi sedikit air dapat meresap ke dalam tanah. Di bawah tanah, air yang meresap ini akan merembes masuk ke da­lam lapisan tanah yang disebut lapisan tidak jenuh.  “Di mana pada berbagai jenis tanah, lapisan ini masih bisa menyerap air. Sumur resapan harus berada di halaman rumah yang disalurkan dari genteng rumah salurkan ke sumur resapan dengan menggunakan pipa,” tambahnya.

Nevy Sandra  menjelaskan juga, PKM yang telah di laksanakan di di Kenagarian Aia Gadang, Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasbar disambut antusias oleh warga.  “Peserta pelatihan yang berjumlah 20 orang sangat antusias saat diberikan materi tentang pembutan sumur resapan oleh Jurusan Teknik Sipil UNP,” ungkapnya.  P­KM yang dilaksanakan di di Kenagarian Aia Gadang, Kecamatan Pasaman Ka­bupaten Pasbar ini turut mengikut sertakan Dr. Eng. Eka Juliafad, ST, M.Eng, dan Fani Keprila Prima, S. Pd, MPd.T dari JurusannTeknik Sipil UNP. (fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top