Menu

Tekanan Darah Tinggi, Wako Gagal Disuntik, Vaksinasi Covid-19 Dilakukan di 72 Faskel

  Dibaca : 606 kali
Tekanan Darah Tinggi, Wako Gagal Disuntik, Vaksinasi Covid-19 Dilakukan di 72 Faskel
PERIKSA KESEHATAN-Wako Padang, Mahyeldi Ansharullah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum divaksin. Namun karena tekanan darahnya saat itu cukup tinggi, Mahyeldi batal disuntik vaksin pada Jumat (15/1).

PADANG PASIR, METRO
Sempat direncanakan jadi orang pertama di Padang yang divaksin Covid-19, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah urung disuntik vaksin Sinovac, Jumat ((15/1). Hal ini karena pada saat launching kemarin, tekanan darah Mahyeldi sedang tinggi.

“Sesuai aturan vaksinasi tidak diperbolehkan melakukan vaksinasi pada hari ini karena tekanan darah tinggi. Mudah-mudahan insya Allah, mengingat waktu untuk vaksinasi tahap pertama masih panjang sampai Maret nanti, semoga bisa saya lakukan dalam beberapa waktu ke depan,” ujar Mahyeldi.

Ia mengungkapkan, vaksinasi ini penting agar masyarakat terlindungi dan terhindar dari penularan penyakit Covid-19. “Terutama memberikan kesehatan dan keselamatan bagi kita, khususnya semua warga di Kota Padang yang akhirnya membantu proses percepatan bangkitnya perekonomian masyarakat. Besar harapan kami agar seluruh masyarakat yang menjadi sasaran vaksinasi segera mendapatkannya dan mau melakukannya. Semuanya gratis tidak memakan biaya,” tukas Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani menjelaskan, vaksinasi Covid-19 ini akan dilakukan di 72 fasilitas kesehatan (faskel). Yakni puskesmas, klinik-klinik yang telah atau belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, beberapa rumah sakit di wilayah Kota Padang dengan sasaran 592.168 orang dengan usia 18-59 tahun.

Ia mengatakan, adapun untuk alur pelaksanaan proses vaksinasi yaitu melalui lima tahapan. Peserta vaksinasi pertama kali harus melalui meja satu dengan melakukan registrasi. Selanjutnya ke meja dua untuk pemeriksaan kesehatan, lalu meja tiga baru penyuntikan vaksin Covid-19. Setelah itu ke meja empat untuk pengentrian data secara elektronik dan meja lima yakni observasi di ruangan observasi .“Kita perlu mengetahui, masyarakat harus tetap diberikan edukasi. Meskipun vaksinasi Covid-19 ini penting, namun protokol kesehatan harus senantiasa dilakukan dengan ketat dimana saja berada. Baik menggunakan masker kemana bepergian, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak aman,” tandasnya.

“Semoga penggunaan vaksin Covid-19 ini berjalan dengan lancar. Karena pelaksanaannya dipantau sepenuhnya oleh Dinas Kesehatan Kota Padang dan juga instansi terkait,” bebernya.

Feri Mulyani menambahkan, untuk tahap awal vaksinasi di Kota Padang, penerima vaksin yaitu kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 9.128. Kemudian ditambah 10 orang tokoh saat launching penggunaan vaksin kemarin.

Para penerima vaksin kepada nakes ini terangnya, terdiri dari dokter, perawat, bidan, pegawai administrasi, keamanan di lingkungan rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Nakes yang telah mendaftar akan mendapatkan dua dosis vaksin. Sehingga jumlah vaksin yang dibutuhkan Padang pada tahap pertama ini sebanyak 18.276 dosis.

“Vaksin itu untuk orang yang belum pernah terpapar Covid-19. Bagi yang sudah pernah terpapar tidak divaksin lagi. Baik itu untuk petugas kesehatan maupun masyarakat umum,” paparnya.

Seperti dari data yang dirilis dari Dinas Kesehatan Kota Padang, terkait jumlah kasus Covid-19 di Kota Padang sampai saat ini per tanggal 14 Januari 2021 telah mendapati sebanyak 12.933 orang total warga Kota Padang yang telah terpapar positif Covid-19. Sementara sembuh sebanyak 12.306 orang atau 95.15 persen serta angka kematian 2.04 persen atau sebanyak 264 orang.

Seperti diketahui, pemberlakukan penyuntikan vaksin tersebut di Kota Padang dimulai Jumat pagi (15/1) dengan dilaunching secara resmi oleh Wali Kota Padang di Puskesmas Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat. Kegiatan itu juga diikuti Wakil Wali Kota Hendri Septa, unsur Forkopimda Kota Padang, MUI Kota Padang, FKUB, camat, kepala OPD dan elemen terkait di Kota Padang. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional