Menu

Tekan Angka Penularan HIV/AID di Kota Paya­kum­buh

  Dibaca : 174 kali
Tekan Angka Penularan HIV/AID di Kota Paya­kum­buh
BANTUAN KUOTA— Mendikbudristek Nadiem Makarim memastikan bantuan subsidi kuota internet disalurkan mulai September 2021.

SUKARNOHATTA, METRO–Komisi Penang­gu­la­ngan AIDS Kota Paya­kum­buh (KPA) diketuai oleh Wali Kota Riza Falepi melalui Sekretaris KPA Fahman Rizal dan jajaran melakukan serangkaian kegiatan sosialisasi ten­tang HIV/AIDS tahun 2021 diberbagai wilayah di Kota Payakumbuh, salah sa­tunya di Kelurahan Balai Jariang.

Kegiatan itu dihadiri oleh Lurah Balai Jariang Musliadi dengan nara­sumber Kabid Kesmas dan P3 Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dalam hal ini diwakili oleh dr Prima Rahayu dari Pus­kesmas Aia Tabit, Sekre­taris  KPA Fahman Rizal dan Ketua Karang Taruna Kecamatan Payakumbuh Timur Seprianto. Ada seki­tar 30 orang yang dibe­rikan materi bertemakan Sosialisasi dan Penguatan Informasi tentang HIV/AIDS kepada masyarakat.

Dalam pema­paran­nya, Sek­retaris KPA Fahman Rizal memaparkan materi tentang tugas dan fungsi dari Komisi Penang­gu­langan AIDS dan dasar perundang undangannya serta menjelaskan secara singkat situasi HIV/AIDS secara Nasional dan Da­erah.

Fahman menjelaskan bahwa Kegiatan ini adalah dalam rangka upaya Pe­me­rintah Kota Payakum­buh menekan dan men­cegah penularan virus HIV/AIDS dan juga meng­hindari penyebab ke­ma­tian karena HIV/AIDS.

 “Pemko Payakumbuh melalui Dinkes telah me­nye­diakan tempat laya­nan Tes Darah HIV di ma­sing masing puskesmas seperti Puskesmas Payo­lansek, Puskesmas Parit rantang, Puskesmas Ibuh, Puskesmas Padang Ka­rambia, Puskesmas Air Tabit, Puskesmas Tiaka, Puskesmas Tarok, Pus­kesmas Lampasi, dan satu lagi di Rumah Sakit Umum Adnaan WD Kota Paya­kumbuh,” ujar Fahman.

Sementara itu dr. Pri­ma Rahayu dengan ma­teri berjudul HIV dan AIDS secara layanan dan pe­laksanaan me­nyampai­kan Puskesmas Air Tabit adalah salah satu PKM terdekat dari Kelurahan Balai Jariang, untuk pela­yanan secara prinsip su­dah tersedia, dari semua jenis pelayanan di Puskes­mas ini juga sudah ada tempat pemeriksaan tes darah HIV. Begitu juga dengan tenaga pendu­kungnya seperti petugas layanan, dokternya, petu­gas labornya, konse­lor­nya dan ruangan khusus konselingnya juga sudah tersedia.

“Sekarang tinggal ba­gai­mana masyarakat ber­keinginan untuk mau me­meriksakan dirinya dan juga mengakses layanan tersebut,” kata Prima.

Dokter Prima berha­rap kepada semua peser­ta yang hadir terutama Lurah dan LPM supaya dapat menyampaikan in­for­masi ini kepada masya­rakatnya setiap waktu, apakah di acara rapat ataupun pada kesem­pa­tan lain.

Prima menjelaskan, Virus HIV ini tidak ber­gejala. Biasanya 2 sampai 5 tahun kedepan baru a­kan nampak perubahan­nya apabila sudah masuk pada fase AIDS. HIV ini sama seperti melihat bong­kahan batu es ditengah laut, yang tampak itu ha­nya sedikit ke permukaan, akan tetapi di bawah air sangatlah besar tumpu­kannya, seperti itulah iba­ratnya kondisi penderita HIV saat ini.

“Untuk itu, mari ber­sama sama kita  gerakan kembali masyarakat pe­duli kesehatan dan bebas HIV/AIDS di Kelurahan Balai Jariang Kecamatan Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh,” ajaknya.

Dari sisi Seprianto se­la­ku Ketua Karang Taruna Kecamatan Payakumbuh Timur, dirinya ingin ikut ambil peran dalam me­ngajak dan menghimbau kepada seluruh pengurus anggota yang tergabung kedalam warga karang taruna kecamatan dalam upaya pencegahan dan penanggulan HIV/ AIDS, karena HIV/ AIDS ini ma­suk kedalam 26 PMKS.

Lurah Baja Musliadi dalam sambutannya me­nga­takan dirinya mem­beri ruang sebebasnya kepada KPA agar dapat memberikan penge­tahuan kepada warganya terkait bahaya HIV/AIDS. “Kami siap memfasilitasi KPA Kota untuk berkegiatan di kelurahan ini. Mewakili masyarakat Baja, kami sampaikan apresiasi atas pemberdayaan yang dibe­rikan oleh KPA Kota Paya­kumbuh,” pungkasnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional