Menu

Teebox Tutup, 179 Karyawan Diliburkan

  Dibaca : 269 kali
Teebox Tutup, 179 Karyawan Diliburkan
DISINFEKTAN— Manajemen Teebox melakukan penyemprotan disinfektan ke semua ruangan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

DIPONEGORO, METRO
Wabah virus corona (Covid-19) saat ini masih menjadi momok mengerikan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia bahkan kota Padang khususnya. Dampaknya kini banyak lokasi perkantoran maupun pertokoan hingga tempat hiburan yang berhubungan dengan khalayak ramai ditutup dalam waktu yang cukup lama untuk mencegah wabah Covid-19.

Di tengah penutupan berbagai lokasi tersebut, saat ini banyak yang melakukan upaya penyemprotan dengan cairan disinfektan. Seperti salah satunya lokasi hiburan terlengkap dan terbesar di Kota Padang Teebox yang terletak di Jalan Diponegoro.

Dari pantauan POSMETRO, seluruh ruangan Teebox disemprot cairan disinfektan. Mulai room karaoke, Musro (Musik Room), billiard dan ruangan lainnya. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 yang kian mengkhawatirkan.

“Ya ini bentuk antisipasi kami, melakukan imbauan dari pemerintah untuk mencegah penyebaran virus. Setelah sebelumnya melakukan upaya pencegahan dengan mengecek para pengunjung dan karyawan,” ujar pimpinan Teebox Community Center, Hengky yang didampingi General Affair Teebok Idrus Sudiman.

Menurutnya, dampak wabah corona ini, diakuinya memang membawa efek sangat berarti bagi pelaku usaha khususnya tempat hiburan. “Kita turut dan mematuhi arahan pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19), Teebox Community Center tutup operasional,” terangnya.

Ia menjelaskan, penghentian kegiatan tersebut berlangsung hingga 4 April 2020. Sebanyak 179 orang karyawan diliburkan sampai batas waktu yang ditentukan pemerintah untuk keselamatan bersama.

“Sebab, tidak ada yang lebih berharga dari pada kesehatan kita saat ini. Untuk itu, mengikuti saran pemerintah kami tidak operasional,” terangnya.

Diakuinya, akibat virus korona telah menyebabkan kecemasan dan merusak semua aktivitas dunia. Tidak hanya dunia pariwisata, namun juga sektor yang lebih vital.

Disebutkannya, Teebox komit dengan pencegahan virus mematikan tersebut. Apalagi dunia pariwisata mustahil tanpa melibatkan banyak orang dan kerumunan.

“Kita sadari dunia pariwisata adalah dunia hiburan, jelas melibatkan banyak orang. Sementara kita harus menjaga jarak satu sama lain agar penyebaran virus tersebut tidak makin meluas masif,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Teebox mulai tutup sejak Senin (23/3). Ke depannya setelah dibuka nanti, fasilitas seperti hand sanitizer dan thermo gan infrared untuk pengecekan suhu tubuh pengunjung sudah disediakan kepada pengunjung maupun karyawan. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional