Close

Tas Berisi Bayi Laki-laki Ditemukan di Kursi Bus Tranex Jurusan Sungai Gering­ging-Padang, Diduga Berusia Tiga Hari, Orang Tuanya Diburu Polisi

PENEMUAN BAYI— Kapolsek Kota Pariaman AKP Edi Karan menggendong bayi yang ditemukan sopir tranex didalam mobilnya, Rabu (26/10) sekitar pukul 22.00 WIB.

PARIAMAN, METRO–Bayi berjenis kelamin laki-laki yang diduga berumur seki­tar tiga hari ditelantarkan begi­tu saja oleh orang tuanya di kursi penumpang dalam Bus Tranex jurusan Sungai Gering­ging-Padang. Penemuan bayi itupun sontak menghebohkan warga Pariaman.

Beruntung, bayi malang itu cepat diberikan pertolongan dengan dibawa ke Bidan Desa Rawang untuk mendapatkan perawatan. Saat ditemukan, kondisi bayi itu menangis lantaran tak mendapatkan susu dan tubuhnya sudah mulai dingin.

Setelah mendapatkan perawatan di Bidan Desa, bayi itupun dinyatakan sehat. Hingga kini, belum diketahui siapa orang tua bayi itu. Polisi pun masih me­lakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua yang menelantarkan bayi tersebut.

Kapolsek Kota Pariaman, AKP Edi Karan membenarkan bahwa ada ditemukan seorang bayi oleh saksi yang merupakan so­pir Tranex itu sendiri. Menurutnya, bayi itu ditemukan pada Rabu (26/10) sekitar pukul 22.00 WIB, setelah sopir menurunkan semua penumpangnya.

“Sopir yang menemukan bayi itu, langsung men­datangi Polsek Kota Pariaman. Sopir Tranex memberitahukan jika ia menemukan bayi laki-laki di atas bangku penumpang. Ia datang bersama,” ungkap AKP Edi Karan, Kamis (27/10).

Lebih lanjut dikatakannya, mendapat laporan ter­sebut pihaknya langsung melihat bayi itu dan ternyata benar ada bayi berjenis kelamin laki-laki. “Bayi itu langsung diamankan dan dititip ke bidan atau puskesmas pada Desa Rawang Pariaman. Bayi dalam kea­daan sehat,” kata Kapolsek.

Berdasarkan keterangan sopir tersebut, dijelaskan AKP Edi Karan, saat membawa penumpang dari arah Padang ke Sungai Geringging, sopir melihat penumpang naik bus membawa tas tentengan besar. Tapi, ketika itu, sopir tidak mengetahui jika penumpang itu membawa bayi.

“Sopir tidak tahu kalau dalam tas yang ditenteng penumpang itu berisi bayi. Saat semua penumpang telah turun, sopir mendengar bayi menangis. Saat dilihatnya ke belakang ternyata ada bayi yang ditinggal begitu saja di bangku penumpang yang membawa tentengan tas itu,” jelas AKP Edi Karan.

Menurut AKP Edi Karan, untuk mengungkap siapa orang tua dari bayi itu, pihaknya telah melakukan pengecekan ke setiap puskesmas atau bidan untuk mendata orang yang melahirkan dalam kurun waktu tiga hari belakangan hingga hari yang sama saat bayi itu ditemukan.

“Kami akan terus berupaya mencari dan mengungkap identitas orang tua bayi ini. Hanya saja, kami  masih belum mendapatkan terkait siapa yang melakukan atau menelantarkan bayi itu,” pungkas AKP Edi Karan.

Sementara itu, Bidan yang menangani bayi tersebut bernama Firdawati membeberkan bahwa bayi itu dengan kondisi sehat. Pasalnya,”Bayi jenis kela­min laki-laki itu dengan berat badan 2,8 kilogram dan panjang 48 centimeter. (ozi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top