Close

Targetkan Wajar 12 Tahun, Penyaluran Bantuan PKH Dilaunching

BAGIKAN BANTUAN—Bupati Padangpariaman Suhatri Bur saat membagikan PHK kepada warga.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin luanching penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dalam wilayah kerjanya.

Program yang berada di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menggelar luanching penyaluran bantuan PKH tahap I Kabupaten Padang­pariaman tahun 2022. “PKH merupakan salah satu program bantuan yang diberikan oleh pemerintah untuk penerima manfaat agar memiliki akses untuk memanfaatkan pelayanan sosial yang diharapkan da­pat meningkatkan kesejahte­raan keluarga dari segi kesehatan dan pendidikan,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin.

Suhatri Bur berharap dengan adanya PKH ini tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, dan target pemerintah khususnya di Kabupaten Padangpariaman wajib pendidikan 12 tahun dapat terlaksana.

“Bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk perbaikan gizi, memajukan pendidikan anak, mensejahte­rakan keluarga, membantu ibu hamil dan melahirkan, dan yang paling penting ada­lah jangan sam­pai ada lagi stunting,” ujar Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Suhatri Bur juga berharap petugas PKH ini be­tul-betul menjalankan tugasnya dengan baik agar apa yang diharapkan melalui program PKH tersebut dapat diwujudkan sesuai dengan yang diharapkan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Maka dari itu, telah dibentuk pelaksana PKH dengan menempatkan posisinya tidak sesuai dengan kecamatan domisili, hal ini merupakan salah satu u­paya untuk menghindari adanya pembagian yang tidak rata,” katanya.

Kemudian Camat E­nam Lingkung Jon Riswan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Daerah yang telah berkontribusi banyak dalam memperjuangkan bantuan PKH tersebut untuk kemajuan pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Padangpariaman.

“Bantuan ini merupakan rezeki dari Allah, dan tentunya atas kontribusi pemerintah daerah, maka dari itu, hendaknya digu­nakan untuk hal-hal yang positif, seperti untuk biaya berobat, bayar sekolah anak, dan jangan digu­nakan untuk hal-hal yang negatif,” ujarnya.

Acara launching tersebut turut dihadiri oleh Kepala BPKSDM, Dinsos P3A beserta jajaran, Kabag Pro­kopim, Prokopimca, Ke­tua Forum Pendamping PKH Padangpariaman beserta petugas, dan Keluarga Pe­nerima Program PKH. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top