Close

Target Maret Tuntas, Vaksinasi Anak 6-11 Tahun sudah 48,53 Persen di Kota Padang

Vaksinasi Anak 6-11 Tahun.

AIA PACAH, METRO–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang menargetkan vaksinasi anak-anak usia 5-11 tahun sudah tuntas akhir Maret ini. Hingga awal Maret ini capaian vaksinasi sudah di angka 48,53 persen.

Kepala Dinkes kota Padang, Srikurnia Yati mengatakan sasaran vaksinasi anak sejak awal adalah 88.330 anak. Dengan adanya keluar Surat Edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) vaksi­nasi anak dapat dikebut.

“Kita bersyukur capaiannya men­dekati 50 persen serta Dinkes. Kami  mengajak wali murid agar mau memvaksin anaknya dan jangan takut lagi,” ujarnya, Kamis (10/3).

Diakui, sejak dimulainya vaksi­nasi anak, tidak ada kendala dalam pelaksanaan di lapangan. Hanya saja masih kesulitan dalam mengedukasi orang tua siswa karena masih ada juga yang khawatir dan cemas dengan vaksinasi Covid-19 tersebut.

“Sosialisasi dan edu­kasi terus digelar dan pelak­sanaan tersebar di puskes­mas-puskesmas, sekolah dan lainnya.  Bagi anak yang telah vaksin, diingat­kan untuk terapkan pro­tokol kesehatan (prokes) dalam aktivitas. Jangan lengah,” paparnya.

Hingga kini Dinkes Pa­dang terus memberikan edukasi kepada warga soal vaksinasi pada anak usia 6 – 11 Tahun di seluruh Pus­kesmas dan juga di sekolah. Hal ini agar orang tua pa­ham, mengerti serta kera­guannya untuk mevaksin anak hilang.

“Sosialisasi dengan me­­­libatkan semua pihak tidak pernah berhenti dige­lar Dinkes. Kita berharap wali murid yang punya anak usia 6 sampai 11 ta­hun mau divaksin,” pa­parnya.

Menurutnya, dengan divaksin penularan virus dapat dicegah dan imun tubuh bertambah. Jika me­ngalami hal yang tidak dii­nginkan pada anak, Din­kes siap berikan penanga­nan dan pertolongan.

Ia juga mengatakan, pengawasan prokes di ling­kungan mesti dilakukan bersama. Apalagi bulan suci ramadhan tidak lama lagi akan tiba. “Akan ada kegiatan Pesantren Rama­dhan yang dilakukan anak-anak kita di masjid dan mushalla nanti. Kita ingat­kan lagi tetap patuhi pro­kes, jika kondisi tubuh tidak sehat, flu, demam, jangan paksakan ikut kegiatan karena bisa membaha­yakan peserta pesantren lainnya,” imbuhnya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Padang, Zulhardi Z Latief mengajak wali murid untuk mem­vaksin anaknya dan jangan ragu lagi.

“Apalagi yang ditakut­kan, saya selaku ketua PMI Padang telah ribuan me­nyuntik vaksin warga. Al­hamdulillah sampai seka­rang kondisinya sehat wala­fiat,” ujar kader Golkar ini.

Ia meminta kepada Dinkes Padang, untuk terus bergerak dan jangan putus asa meski sebagian wali enggan izinkan anaknya divaksin. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top