Menu

Tanjungraya Gempar, Ibu Muda Melahirkan tanpa Hamil, Mimpi Kakek Berjubah Putih, ”Tolong Titip Cucuku”

  Dibaca : 1159 kali
Tanjungraya Gempar, Ibu Muda Melahirkan tanpa Hamil, Mimpi Kakek Berjubah Putih, ”Tolong Titip Cucuku”
BERDATANGAN— Camat setempat bersama warga berdatangan ke rumah Dewi Rosnita untuk melihat bayi yang dilahirkannya tanpa hamil dan lahir secara tiba-tiba ketika hendak buang air kecil.

AGAM, METRO – Masyarakat Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, KecamatanTanjungraya, Kabupaten Agam, gempar dengan kelahiran seorang bayi tanpa tali pusar, ari-ari serta tanpa diiringi air ketuban. Bayi dari Dewi Rosnita (28) itu terlahir secara tiba tiba tanpa ada tanda kehamilan.

Dewi Rosnita melahirkan bayirnya pada Minggu (17/11) malam. Tepatnya pada pukul 23.00 WIB. Saat itu, Dewi Rosnita awalnya ingin pipis. Sesampai di kamar mandi ia jongkok. Pada waktu bersamaan, tanpa ada rasa nyeri atau sakit, tiba-tiba saja dia merasakan seperti ada yang muncrat.

“Awalnya saya hanya ingin buang air kecil. Saya langsung pergi ke kamar mandi, pada saat saya pipis ada yang terasa aneh, seperti ada yang muncrat,” ungkapnya.

Betapa terkejutnya Dewi Rosnita, ternyata yang keluar itu sesosok bayi, tanpa berdarah, tanpa tali pusar, tanpa ari-ari dan tidak diiringi air ketuban. Bayi dengan jenis kelamin perempuan itu terlahir bersih dengan berat tiga kilo gram.

“ Saya sempat shok. Tak habis pikir, kok ada bayi keluar? pada hal, saya tidak pernah merasa seperti orang hamil. Anehnya lagi, bayi saya terlahir bersih. Tanpa darah, ari-ari, tali pusar dan tanpa air ketuban,” bebernya.

Katanya, bayinya tersebut terlahir tidak seperti kelahiran bayi lainnya. Hal ini membuatnya semakin cemas dan kaget. Dia sudah dua kali melahirkan. Ketiga kalinya dia merasa sangat berbeda. Tanpa ada rasa sakit dan tanpa didahului tanda-tanda kehamilan.

Karena merasa cemas, dia memanggil suaminya Hidayat (28) yang sedang di kamar.

“Suami saya mengangkat bayi tersebut, sementara saya masih shok melihat kejadian itu, habis itu suami saya panggil bidan untuk memeriksanya,” katanya.

Dari pengakluan Dewi, sebelum bayi perempuan lahir, selama ini dia tidak pernah merasakan pusing atau mual-mual seperti layaknya seorang wanita hamil. Bahkan dia juga datang bulan seperti biasanya.

Kejadian lahirnya bayi tersebut membuat masyarakat Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, KecamatanTanjungraya buncah. Banyak warga yang datang melihatnya. Bayi itu tidak rewel, dia tidur nyenyak, normal tanpa ada tanda-tanda cacat sedikitpun.

“Insyallah bayi tersebut akan kami beri nama Anugrah Putri Hidayati. Apakah ini anugrah yang diturunkan oleh maha kuasa kepada keluarga kami, yang jelas bayi ini akan kami rawat sebaik-baiknya,” tegasnya.

Kejadian ini, sempat viral di media social. Awalnya dibagikan oleh akun facebook, Zulfi An pada senin (18/11) lalu. Banyak tanggapan para netizen dan dibagikan oleh puluhan orang.

Didatangi Kakek Berjubah Putih

Tiga hari sebelumnya melahirkan bayi tersebut, Dewi Rosnita mengaku bermimpi didatangan seorang kakek berjubah putih dengan wajah yang bercahaya. Namun, wajahnya itu samar atau tidak jelas.

“Dalam mimpi, sang kakek mengucapkan salam. Saya balas juga dengan salam. Ia mengatakan, cu, tolong titip cucu ini, dia tak punya ayah ibu, ia sebatang kara. Setelah itu, saya pun bangun,” katanya.

Zulfi An, tokoh masyarakat setempat yang juga dikenal dengan alim ulama mengatakan, sampai minggu sore, dia masih sempat melihat Dewi Rosnita masih pergi ke sawah dan sempat bertegur sapa.

“Saya tanya, mau kemana,? Ia jawab mau ke sawah. Di hari esoknya, saya mendengar kabar kalau ia melahirkan dan saya pun terkejut merinding, karena yang saya tahu dia tidak hamil dan perutnya datar. Ini merupakan kekuasaan Allah,” kata pria yang tinggal tak jauh dari rumah Dewi ini.

Sementara Camat Kecamatan Tanjung Raya, Handria Azmi saat mengunjungi rumah pasutri tersebut menyatakan, pihaknya tetap mempersiapkan tenaga kesehatan untuk memantau kondisi si ibu bayi.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat, jangan sampai hal ini dimistiskan karena ini adalah titipan Sang Illahi dan kita jaga bersama.

“Kita juga dari kecamatan bersama tim medis, terus berjaga dalam tiga hari ini memantau kesehatan ibunya. Takutnya terjadi apa apa,” pungasnya. (pry/zek)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional