Menu

Tanjung Sani dan Sumpur Diterjang Longsor

  Dibaca : 485 kali
Tanjung Sani dan Sumpur Diterjang Longsor
DITIMBUN LONGSOR-— Rumah Warga Tertimbun Longsor di Jorong Kubu Gadang, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan.

AGAM, METRO
Hujan deras dengan isntensitas tinggi yang melanda berdampak terjadinya bencana tanah longsor di Jorong Pantas, Nagari Tanjuang Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rabu sore (3/6) sekitar pukul 17.00 WIB. Akibatnya, lima unit rumah warga kerusakan dengan kategori berat dan ringan.

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi menyebutkan, bencana tanah longsor yang terjadi tidak menimbulkan korban jiwa. Namun data sementaradua unit rumah mengalami kerusakan berat dan tiga mengalami kerusakan ringan.

“Pemilik rumah yang rusak berat telah dievakuasi ke rumah tetangga. Rumah yang rusak berat, kondisinya tidak bisa lagi dihuni. Selain itu, akses jalan Salingka Danau Maninjau terputus, yang ditimbun material longsor. Saat ini masih dalam proses pembersihan material. Satu alat berat akan didatangkan ke lokasi,” ungkap Handria Asmi.

Nagari Sumpur juga Dilanda Longsor
Bencana tanah longsor di Jorong Kubu Gadang, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar , Rabu malam (3/6) sekitar pukul 21.00 WIB mengakibatkan tujuh unit bangunan rumah dan mushola mengalami kerusakan.

Longsor yang membawa material lumpur dan batu juga merusak sawah warga serta fasilitas umum. Dari data sementara, dua rumah mengalami kerusakan kategori sedang merupakan milik Mak Enua dan Eli Sisau. Sementara, lima unit lainnya mengalami rusak ringan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar Thamrin mengatakan, tim dari BPBD menurunkan satu alat berat dan satu mobil tangki untuk membersihkan lokasi. Tim juga dibantu dari Polri, TNI, dan masyarakat sekitar.

“Material longsor tersebut menghantam beberapa rumah. Semua penghuni rumah tersebut sekarang mengungsi. Mereka mengungsi sementara ke rumah keluarganya yang masih dekat dengan lokasi. Kita masih melakukan pendataan,” ungkap Thamrin.

Sementara itu, Staf BPBD Tanahdatar Dodi Susilo mengatakan, dari pendataan sementara, terdapat tujuh unit rumah, satu mushala mengalami rusak. Selain itu, longsor juga menutupi badan jalan raya sehingga akses jalan tak bisa dilalui.

“Material longsor setinggi satu meter dan panjang 30 meter menutupi jalan raya, sehingga arus dikedua arah macet total. Beruntung pada bencana longsor kali ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka luka,” ucap Dodi.

Akibat lain, selain rumah warga maupun mushala dan jalan raya, longsor juga merusak areal persawahan milik warga. Diperkirakan, ada puluhan hektare sawah yang rusak. “Sebanyak 14 KK sekitar longsor sudah diungsikan, mengingat kondisi yang belum stabil, serta curah hujan yang tinggi beberapa hari belakangan. (pry/ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional