Menu

Tangkap 2 Pengedar Sabu, Polisi Temukan Senpi Rakitan

  Dibaca : 349 kali
Tangkap 2 Pengedar Sabu, Polisi Temukan Senpi Rakitan
SENJATA API— Kapolres Dharmasraya, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah memperlihatkan senjata api rakitan yang berhasil diamankan bersama 13 paket kecil sabu milik dua tersangka.

DHARMASRAYA, METRO
Dua pengedar narkoba jenis sabu ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Dharmasraya di dua lokasi berbeda di Kecamatan Koto Besar, Sabtu (17/7). Dari penangkapan itu, satu unit senjata api rakitan jenis laras panjang berikut amunisi dan 13 paket sabu berhasil disita sebagai barang bukti.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku SS alias M (36) di tempat penggilangan daging di Kecamatan Koto Besar. Ketika digeledah, petugas mengamankan barang bukti berupa 13 paket shabu-shabu yang disimpan di saku celana dan kantong plastik bening ukuran sedang yang dibawa pelaku.

Dari penangkapan SS, kemudian dilakukan pengembangan dengan menangkap pelaku HS alias S (61) di sebuah tempat pemotongan babi di Jorong Jerinjing, Nagari Koto Ranah, Kecamatan Koto Besar. Dari penangkapan pelaku HS, petugas menemukan alat hisap shabu (bong) dan satu pucuk senjata api rakitan laras panjang dan satu kotak peluru yang berisikan 12 butir.

Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi tentang tersangka seorang laki-laki berinisial SS alias M (36), yang diketahui beralamat di Jorong Sungai Jerinjing Kenagarian Koto Ranah, Kecamatan Koto Besar, kerap melakukan transaksi narkoba di daerah itu.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, petugas Satresnarkoba yang dipimpin langsung oleh Kasat IPTU Rajulan langsung melakukan pengintaian, setelah melihat tersangka berada di depan penggilingan daging tim satresnarkoba langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka SS. Pada penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 13 paket sabu,” kata AKBP Aditya, Senin (20/7).

Berdasarkan pengakuan tersangka SS, lanjutnya, pengejaran pun dilanjutkan terhadap tersangka lainnya seorang laki-laki berinisial HS alias S (61) bertempat tinggal di wilayah yang sama dengan SS, yang diduga kuat sebagai pemilik barang haram itu. Pelaku HS pun berhasil ditangkap di sebuah tempat pemotongan babi di Jorong Jerinjing, Nagari Koto Ranah, Kecamatan Koto Besar.

“Penangkapan HS (61), kita temukan bong dan senjata api rakitan laras panjang berikut dengan pelurunya satu kotak. Terkait kepemilikan senjata api rakitan, tersangka HS mengaku mendapatkan dari seorang laki-laki penjaga kebun di kawasan Koto Besar yang tidak ia ketahui namanya dan mengaku warga Lampung, dengan cara membeli seharga Rp 4,5 juta dalam keadaan tanpa amunisi,” jelas AKBP Aditya.

Sementara terkait kepemilikan amunisi, tersangka HS mengaku peluru (amunisi) tersebut diperoleh dari anaknya di Medan sebanyak tiga kotak pada 2018. Tersangka mengaku sudah menggunakan senjata berikut peluru-peluru itu untuk berburu babi hutan dan tidak pernah meminjamkannya ke pihak lain.

“Terhadap penemuan barang bukti senjata api dan peluru-peluru tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Mapolda Sumbar untuk penyelidikan lebih lanjut.  Atas kepemilikan sabu tersebut  kedua tersangka diancam dengan pasal 132 ayat 1 jo pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat jo pasal 127 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukum maksimal 20 tahun penjara, “ pungkasnya. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional