Menu

Tanggap Ancaman Narkoba, BNNK Payakumbuh Gelar Rakor

  Dibaca : 45 kali
Tanggap Ancaman Narkoba, BNNK Payakumbuh Gelar Rakor
SAMBUTAN—Kepala BNNK Payakumbuh AKBP Sarminal beriklan sambutan usai membuka rakor.

SUDIRMAN, METRO–Guna meningkatkan siner­gitas dan koordinasi antara instansi, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Paya­kumbuh menggelar rapat koordinasi (rakor) pengem­bangan dan pembinaan kota/kabupaten tanggap ancaman narkoba bertempat di Mungka Room Hotel Mangkuto Kota Payakumbuh, kemarin.

Dalam Rakor tersebut, BNNK Payakumbuh mem­fo­kuskan pembahasan pada tujuan peningkatan kapasitas instansi pemerintah dalam mewujudkan Kota Paya­kum­buh tanggap ancaman nar­koba. Rakor diikuti sebanyak 20 orang peserta dari ber­bagai instansi vertikal dan OPD di lingkungan Kota Paya­kumbuh.

Instansi dan OPD yang mengirimkan perwakilannya berhubungan langsung de­ngan pelaksanaan fasilitasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Pere­daran Gelap Narkotika (P4GN) di Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, ke­pala BNNK Payakumbuh AK­BP. Sarminal mengatakan bah­wa rakor dengan agenda tanggap ancaman narkoba tersebut bertujuan untuk me­nanggulangi penyalahgunaan narkoba di kota/kabupaten, maka sangat diperlukan pe­ngem­bangan dan pembinaan kota/kabupaten terhadap pen­tingnya tanggap ancaman narkoba yang bisa member­dayakan masyarakat sehing­ga mandiri dan menciptakan lingkungan yang BERSINAR (bersih dari narkoba).

“Rapat koordinasi ini dise­leng­garakan dalam upaya menjalin sinergitas antar ins­tansi untuk menekan atau meminimalisir penya­lah­gu­naan dan peredaran gelap narkoba dalam rangka mewu­judkan Kota Payakumbuh Tanggap Ancaman Narkoba,” ungkap AKBP Sarminal de­ngan semangat.

Program Kota Payakum­buh tanggap ancaman narko­ba merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program BERSINAR. Tanggap ancaman narkoba berjalan dalam melibatkan unsur ins­tansi vertikal dan Pemko Payakumbuh dalam menge­laborasi dan memobilisasi sumber daya seluruh kom­ponen di daerah, baik di kala­ngan pemerintah, dunia usa­ha, maupun masyarakat.

Melalui program kota Pa­ya­kumbuh tanggap ancaman narkoba, instansi vertikal dan Pemko Payakumbuh harus terus mengantisipasi, menga­daptasi, dan memitigasi anca­man dan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di masyarakat.

“Penanganan masalah nar­koba ini bukan hanya tanggung jawab kepolisian atau BNN saja, melainkan harus meli­batkan seluruh stakeholder di pemerintahan dan masya­rakat,” ujar Kepala BNNK Payakumbuh AKBP. Sarminal.

Sementara kepala kantor Kesbang-Pol Kota Payakum­buh Budi Dharma Permana selaku narasumber menyam­paikan jika saat ini kota Paya­kumbuh sudah memiliki 21 kelurahan yang telah mene­rapkan kelurahan BERSINAR ini.

“Tentunya dengan telah banyaknya warga kita yang sangat mendukung program BERSINAR ini, maka program BERSINAR ini akan segera kita ikat dengan peraturan daerah serta peraturan walikota agar program BERSINAR ini me­ngi­kat secara hukum se­hing­ga tentunya dengan ini akan bisa kita terapkan ke seluruh kelurahan yang ada di kota Payakumbuh,” ungkap Budi.

Turut juga disampaikan kepala Kesbang-Pol Kota Pa­ya­kumbuh tersebut jika saat ini Kota Payakumbuh telah memiliki dan mengadopsi peraturan daerah yang ha­nya satu-satunya diterapkan kota/kabupaten di provinsi Sumatera Barat.

“Dengan telah diterbit­kannya Perda kota Paya­kumbuh nomor 12 tahun 2017 tentang pencegahan, pem­berantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narko­tika psikotropika dan zat adiktif lainnya, maka tentu kita ha­rap­kan dengan adanya perda ini, Kota Payakumbuh ke de­pannya menjadi kota yang zero narkotika”, tukasnya.

Senada dengan kepala Kesbang-Pol, narasumber lainnya dari Dinas P3AP2KB Kota Payakumbuh Ipendi tu­rut mengatakan jika dengan telah didukungnya oleh warga Kota Payakumbuh program kelurahan BERSINAR, maka diharapkan kedepannya kota Payakumbuh dapat menjadi kota yang zero narkotika.

Ipendi juga menyebutkan jika penyalahgunaan narkoba sudah masuk ke berbagai kalangan masyarakat mulai dari pejabat publik, masya­rakat, bahkan hingga anak-anak. Oleh karena itu, peme­rintah mengimbau dan me­ngajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Kota Payakumbuh untuk berko­mitmen dan menyatakan pe­rang terhadap narkoba.

”Kita terus mengimbau kepada masyarakat agar te­rus memperhatikan perkem­bangan anaknya. Bila dite­mukan perilaku perubahan sikap, jangan dibiarkan, ka­rena siapa tahu anak sudah terpengaruh narkoba,”tukuk Ipendi.

Dan diakhir penyam­paian­nya, sekretaris Dinas P3A­P2KB Kota Payakumbuh Ipen­di berharap dengan terlaksa­nanya kegiatan Rakor tang­gap ancaman narkoba oleh BNNK Payakumbuh dapat menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional