Menu

Tangan Kanan Shin Tae-yong Buka Suara, Jadwal TC Timnas Tak Jelas

  Dibaca : 430 kali
Tangan Kanan Shin Tae-yong Buka Suara, Jadwal TC Timnas Tak Jelas
PELATIH FISIK— Lee Jae-hong (Pelatih fisik Timnas Indonesia) yang juga merupakan tangan kanan Pelatih Shin Tae Yong.

JAKARTA, METRO
Pikiran Lee Jae-hong (tangan kanan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae yomg) semakin membuncah setiap harinya. Pelatih fisik Timnas Indonesia ini tidak bisa lagi menyembunyikan kegerahannya terhadap PSSI.

Melalui akun Instagramnya, @rogerio2026a, tangan kanan pelatih Shin Tae-yong tersebut mengungkapkan apa yang terjadi dengan Timnas Indonesia saat ini.

Lee Jae-hong merasa PSSI tidak memperlakukan staf pelatih Timnas Indonesia dengan benar. Pihaknya juga tak diberikan kabar terkait program, terutama pemusatan latihan (TC) terhadap Timnas Indonesia selanjutnya.

“Kami berada di Indonesia dan juga datang ke Indonesia pada Januari 2020. Pelatih kepala kami, Shin Tae-yong, adalah pelatih berlevel tinggi di Korea Selatan dan Asia. Prestasinya bagus. Kalian dapat mengeceknya melalui internet turutama Google,” tulis Lee Jae-hong menumpahkan unek-uneknya di Instagram.

“Kami di sini untuk mengembangkan sepak bola Indonesia. Mereka, PSSI, memberitahu dan menginginkan kami melakukan itu,” sebutnya.

“Kami ingin menggelar pemusatan latihan untuk mengembangkan tim. Menurut saya, pemain siap untuk menjalani intensitas latihan yang tinggi.”

“Tapi, sangat sulit untuk menggelar pemusatan latihan. Dan kami juga tidak tahu kapan kompetisi dan pemusatan latihan dimulai. Tidak ada keputusan untuk jadwalnya dan tidak ada komunikasi,” lanjut curahan hati (curhat) Lee Jae-hong.

Dari keluh kesah Lee Jae-hong, PSSI diasumsikan tidak serius membangun sepak bola, terutama Timnas Indonesia.

Selain terkait program Timnas Indonesia, Lee Jae-hong juga meminta PSSI untuk mengembalikannya ke apartemen. Setelah pulang dari pemusatan latihan di Spanyol, ia dan staf pelatih lainnya masih menginap di Hotel Fairmont, Jakarta.

“Bagaimana pun, kami ingin memajukan sepak bola Indonesia. Indonesia harus mencari cara. Fokus terhadap pengembangan sepak bola. Kami juga menyukai sepak bola,” jelas Lee Jae-hong.

“Sistem adalah yang terpenting. Kami ingin bekerja! Karena kami melihat ada visi besar dalam sepak bola Indonesia.”

“Kami juga ingin kembali ke tempat tinggal kami di Indonesia, tidak di hotel lagi,” imbuh Lee Jae-hong.

Sebelumnya, PSSI berencana menggulirkan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 pada awal Februari 2021. Namun, wacana itu terancam tidak terwujud karena diperpanjangnya masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (*/boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional