Menu

Tanahdatar Menuju Kabupaten Madani dan Tahfiz

  Dibaca : 70 kali
Tanahdatar Menuju Kabupaten Madani dan Tahfiz
Guna pencapaian Kabupaten Tanah Datar Madani dan Kabupaten Tahfiz tentunya dibutuhkan uluran tangan dan kerja sama semua pihak, baik itu pemerintah daerah melalui stakeholder terkait, juga masyarakat serta para dermawan dan donatur asal Tanah Datar.

TANAHDATAR, METRO–Guna pencapaian Kabupaten Tanah Datar Madani dan Kabupaten Tahfiz tentunya dibutuhkan uluran tangan dan kerja sama semua pihak, baik itu pemerintah daerah melalui stakeholder terkait, juga masyarakat serta para dermawan dan donatur asal Tanah Datar.

Hal ini yang dilakukan Owner Emersia Hotel dan Resort Hj. Merry Warti yang juga pemilik Pondok Pesantren Tahfizh Ummi Sjarifah Lampung yang menerima siswa asal Tanah Datar untuk melanjutkan pendidikan di sana.

Seperti disampaikan Kabag Kesra H. Afrizon di hadapan Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian bersama Istri di rumah dinas Wabup di Ponco, Rabu (23/6) pada acara pelepasan siswa asal Tanah Datar yang hafizh menuju Lampung. “Alhamdulillah, perhatian dari ibuk Hj. Merry Warti terhadap perkembangan tahfizh di Tanah Datar tetap tinggi. Tahun kemarin, sudah ada 5 siswa melanjutkan di Ponpes Ummi Sjarifah, dan tahun ini juga dikirimkan 5 orang,” ujar Afrizon.

Disebutkan Afrizon, siswa tahun kemarin hanya berasal dari satu kecamatan, namun tahun ini berasal dari beberapa kecamatan di Tanah Datar. “Tahun ini kita kirimkan surat kepada Rumah Tahfizh di beberapa Kecamatan untuk mengirimkan siswa yang hafizh dan mau bersekolah di Ponpes ini. Dan tahap awal ada 9 orang yang ikuti seleksi namun hanya 5 orang ini yang lulus seleksi,” terangnya.

Adapun mereka yang lulus, tambah Afrizon, adalah Daffa dari RT Al Karim Saruaso, Kakak Beradik Damar dan Fajar dari RT Baburahmah Rajo Dani dan Wahyu serta Dafri dari RT Nurul Qolbi Balimbiang Rambatan.

Sementara itu Wabup Richi Aprian menyampaikan ucapan selamat kepada siswa yang tahfizh atas keberhasilan melanjutkan pendidikan di Ponpes Tahfizh Ummi Sjarifah.

“Saya tahu bahwa di Ponpes ini aturan sangat ketat, bahkan untuk bermain HP saja dilarang, karena itu kepada Ananda dihimbau untuk luruskan niat dan tujuan memang untuk menuntut ilmu,” ujar Wabup.  (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional