Menu

Tanah Ulayat Masyarakat Lubuk Ulang Aling Dirampas

  Dibaca : 2144 kali
Tanah Ulayat Masyarakat Lubuk Ulang Aling Dirampas
PEMBALAKAN LIAR— Aktivitas pembalakan liar dan penambangan emas di tanah ulayat masyarakat Lubuk Ulang Aling Induk, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan.

SOLSEL, METRO
Masyarakat Kenagarian Lubuk Ulang Aling Induk, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan meminta Polda Sumbar untuk menindaklanjuti laporan tindak pidana pembalakan liar dan tambang emas tanpa izin serta perampasan hak atas tanah ulayat. Apalagi, laporan sudah dibuat sejak bulan Januari lalu.

“Aksi pembalakan liar dan tambang emas tanpa izin ini sudah beroperasi sejak tahun 2018 sampai hari kini masih beroperasi. Yang sangat kita persoalkan, mereka melakukan aksi ilegal itu di atas tanah ulayat kami,” kata Eriyanto selaku perwakilan masyarakat Kenagarian Lubuk Ulang Aling Induk kepada wartawan melalui sambungan selular, Selasa (9/6).

Dijelaskan Eriyanto, di lokasi tepatnya di Batang Sipotar, pihak yang merampas tanah ulayat masyarakat, melakukan pembalakan liar dengan menggunakan alat berat. Tapi, sebelum puasa kemarin, alat berat sudah keluar dari lokasi. Namun, kabarnya alat berat akan kembali dimasukkan ke lokasi untuk aktifitas pembalakan liar.

“Tidak hanya itu, setelah pohon-pohonnya disana ditebang dan kayu gelondongan dikeluarkan, mereka juga melakukan penambangan emas ilegal. Banyak lubang-lubang penambangan di sana. Orang yang bekerja di sana semuanya didatangkan dari Jawa. Jadi tidak ada pekerja yang orang Solok Selatan,” ungkap Eriyanto.

Eriyanto bercerita, tanah ulayat Datuak Marajo untuk masyarakat Lubuk Ulang Aling Induk ini pada tahun 2009 hingga tahun 2015 sempat diperkarakan atau digugat oleh pihak yang mengklaim lahan itu miliknya. Tetapi, perkara perdata itu dimenangkan oleh masyarakat Ulang Aling Induk hingga ke Mahkamah Agung dan putusannya telah incrah.

“Kita punya semua dokumen-dokumen dan bukti kepemilikan tanah ulayat itu. Artinya, tanah ulayat itu sah milik masyarakat Kenagarian Lubuk Ulang Aling Induk. Luasnya sekitar 3000 hektare, tapi kalau sebenarnya ada 6000 hektare. Namun, putusan ya 3000 hektre itu,” kata Eriyanto.

Ditambahkan Eriyanto, meski sudah dimenangkan dan incrah, tetapi pihak yang mengklaim tanah ulayat itu tidak juga angkat kaki dari lahan tersebut. Mereka tetap mengolah lahan dengan mengambil kayu dan menambang emas serta memasukkan investor. Aktivitas di sana dipastikan tidak memiliki izin.

“Emas yang dikeluarkan dari tanah ulayat itu berkilo-kilo. Saat ini, lahan itu masih dikuasai pihak yang tidak punya hak atas tanah ulayat. Masyarakat memang sudah geram, tetapi masih terus ditenangkan dengan cara menempuh jalur hukum,” ungkap Eriyanto.

Eriyanto mengakui, pihak Polda Sumbar sudah ada datang untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Namun, sampai sekarang belum ada tindakan terhadap kegiatan tambang dan pembalakan liar tersebut. Untuk itu, masyatakat sangat mengharapkan agar persoalan ini segera ditindaklanjuti Polda Sumbar.

“Sebenarnya masyarakat sudah sangat geram dengan adanta aktivitas ilegal itu, tapi sekarang masih busa diredam. Takutnya lama kelamaan akan terjadi konflik. Harapan saya masalah ini cepat ditindaklanjuti, kami sudah berikan bukti-bukti. Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mohon Kapolda Sumbar menangani persoalan ini sehingga tanah ulayat ini bisa kembali ke masyarakat, untuk dimanfaatkan dan diolah,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, terkait laporan masyatakat Kenagarian Lubuk Ulang Aling, saat ini masih ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Sumbar. Pastinya, setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan menurunkan tim ke lokasi.

“Laporan itu sedang diproses oleh Ditreskrimsus. Kalau memang nantinya dari hasil penyelidikan ditemukan bukti-bukti tindak pidana, pasti akan dilakukan penegakan hukum. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menunggu proses hukum yang sedang berjalan,” pungkasnya. (tim)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional