Menu

Tanah Datar dengan Kabupaten Solok, Pemprov Sumbar Fasilitasi Tapal Batas Dua Daerah

  Dibaca : 78 kali
Tanah Datar dengan Kabupaten Solok, Pemprov Sumbar Fasilitasi Tapal Batas Dua Daerah
HADIRI—Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH, MH menghadiri rapat fasilitasi penegasan tapal batas antara Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar, di ruang rapat Setda, Gedung Bagonjong, Kantor Gubernur Sumatera Barat, Padang, Rabu (23/6).

TANAHDATAR, METRO–Wakil Bupati Tanah Da­tar Richi Aprian, SH, MH menghadiri rapat fasilitasi penegasan tapal batas an­tara Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar, di ruang rapat Setda, Gedung Bagonjong, Kantor Gu­bernur Sumatera Barat, Padang, Rabu (23/6).

Rapat tersebut me­ru­pakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang turut dihadiri oleh Tim Pe­negasan Batas Daerah (TP­BD) Provinsi Sumatera Ba­rat, TPBD Kabupaten Tanah Datar dan TPBD Kabu­pa­ten Solok.

Rapat yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Su­matera Barat Devi Kurnia itu, menyimpulkan bebe­rapa point yang akan se­gera ditindak lanjuti oleh pemerintah provinsi mau­pun kedua kabupaten ini.

Diantaranya, peme­rin­tah provinsi Sumatera Ba­rat memfasilitasi Kabu­paten Tanah Datar dan Kabupaten Solok guna men­dapat kesepakatan baru dalam penarikan garis ba­tas bagi kedua kabupaten itu.

Selanjutnya, Peme­rin­tah Kabupaten Tanah Da­tar dan Kabupaten Solok akan melakukan mediasi secara mandiri, dari hasil itu akan dilaporkan nan­tinya kepada pemerintah provinsi.

Tak hanya itu, Peme­rintah Kabupaten Tanah Datar meminta Peme­rin­tah Provinsi Sumatera Ba­rat untuk memfasilitasi penyampaian dokumen/data dukung hasil klarifikasi serta keberatan terhadap keputusan penarikan garis batas pada sub segmen titik bantu l sampai titik bantu ll yang telah dipre­sentasikan tim lV Perce­patan Penegasan Batas Daerah Kemendagri.

Sementara itu, Peme­rintah Kabupaten Solok menyatakan komitmennya untuk penarikan terhadap garis batas kedua kabu­paten sesuai ekpose/pre­sentasi yang telah dila­kukan sebelumnya.

Akan tetapi pemerintah Kabupaten Solok tidak mem­permasalahkan  jika  Tanah Datar melakukan penyampaian dokumen/data dukung hasil klarifikasi serta keberatan terhadap keputusan penarikan garis batas yang akan diserah­kan ke Kemendagri nan­tinya.

Dikesempatan itu, Wa­bup Richi berharap batas daerah kedua kabupaten yang bertetangga ini dapat diselesaikan secepatnya, tentu dengan mekanisme yang berlaku.

Wabup Richi menam­bahkan bahwa penye­le­saian tapal batas daerah juga dapat dilakukan de­ngan mengedepankan a­zas kekeluargaan tanpa ada yang merasa diru­gi­kan atau diuntungkan, se­hing­ga mampu meredam gejolak ditengah-tengah masyarakat.

“Berbicara perma­sala­han tapal batas daerah, tidak akan pernah habis­nya, ini menjadi masalah di setiap daerah, upaya pe­nye­lesaian pun beragam, kita hanya perlu m­e­ngi­ngat, kedua kabupaten ini adalah Sumatera Barat, penyelesaiannya hen­dak­nya dengan kekeluar­ga­an,” ujar Wabup Richi yang diturut didampingi Kabag POD Herison dan be­be­rapa tokoh ma­sya­rakat Nagari Simawang Kabu­paten Tanah Datar. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional