Menu

Tambang Emas Liar Diobrak-abrik Polisi, 12 Orang berikut Peralatan Diamankan

  Dibaca : 159 kali
Tambang Emas Liar Diobrak-abrik Polisi, 12 Orang berikut Peralatan Diamankan
PENINDAKAN—Personel gabungan Polres Sijunjung melakukan penindakan tambang emas liar di Jorong Limau Sundai, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO
Maraknya aksi penambangan emas secara liar alias ilegal yang berdampak kerusakan lingkungan di Kabupaten Sijunjung membuat pihak Kepolisian setempat meradang. Puluhan personel gabungan Polres Sijunjung diterjunkan mengobrak-abrik tambang emas liar di Jorong Limau Sundai, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung, Senin (31/8) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam penindakan itu, sebanyak 12 orang yang sedang bekerja menambang emas, berhasil diamankan. Dari 12 orang itu, satu di antaranya merupakan wanita. Selain mengamankan pelaku tambang emas liar, berbagai peralatan untuk menambang emas pun disita petugas sebagai barang bukti.

Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan melalui Kasubag Humas Iptu Nasrul Nurdin membenarkan adanya penindakan tambang emas liar itu dipimpin oleh Wakapolres Kompol Andi Sentosa dan Kasat Reskrim AKP Fetrizal dan dibantu dengan personel siaga regu III Polres Sijunjung.

“Setiba di lokasi, kita menyaksikan langsung mereka sedang beraktiitas menambang emas. Kerusakan lingkungan yang ditimbulkan pun sangat parah. Selain itu, juga ditemukan delapan mesin dompeng yang sedang beroperasi melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin. ,” ujarnya.

Ditambahkan Iptu Nasrul Nurdin, perugas kemudian langsung melakukan penegakan hukum dengan mengamankan 12 orang yang berada di lokasi penambangan sekaligus melakukan penyitaan terhadap barang bukti. Para pelaku pun dibawa ke Mapolres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Kasusnya masih diproses oleh Satreskrim Polres Sijunjung. Sebelumnya, sosialisai dan imbauan terkait larangan untuk tidak melakukan kegiatan penambangan ilegal atau tanpa izin sudah dilakukan kepada masyarakat. Tujuannya agar menjaga lingkungan dari kerusakan lahan yang ditimbulkan akibat aktifitas tambang,” tambahnya.

Para pelaku yang diamankan terdiri dari, pemilik ulayat lokasi tambang yaitu Ad (56) warga Jorong Koman Kaciak, Pamatang panjang, dan Hel (37) warga Jorong Limausundai, Pamatagpanjang. Sedangkan pemilik Mesin Dompeng yang menggunakan alat menambang emas, ER (41) warga Mudiak Maliak, Kenagarian Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang, DT (37) warga Koto Tangah, Kenagarian Koto Tuo, Kecamatan IV Nagari, Al (42) warga Dusun Tuo, Muarobodi, Kec IV Nagari, MW (35) warga Parak Gadang, Pamatangpanjang, EF (57) warga Rantau Jambu, Kenagarian Koto Tuo, Kecamatan Sijunjung dan GT (38) warga Limausundai, Kenagarian Pamatangpanjang.

Selanjutnya, para pekerja atau operator dari mesin dompeng tambang emas liar berinisial AS (41) warga Limausundai, Kenagarian Pamatangpanjang, ES (51) warga Kombuik Koman, Pamatangpanjang, dan RN (33) warga Komankociak, Pamatangpanjang dan terakhir AO (57) warga Koman Kociak, Pamatangpanjang. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional