Close

Tambah Anggota Baru, Rusa Totol Semen Padang Melahirkan

BAYI RUSA DEKATI INDUKNYA— Bayi rusa yang lahir pada Rabu (28/7) pagi, mendekati induknya di kawasan Taman Kehati PT Semen Padang.

INDARUNG, METRO–Rusa Totol asal Istana Bogor yang diadopsi PT Semen Padang di kawasan Taman Kelestarian Hayati (Kehati), menambah anggota baru. Rabu (28/7) pagi sekitar pukul 08.30 WIB, rusa  yang dikonservasikan oleh perusahaan  itu, melahirkan seekor bayi dengan berat sekitar 3 kg, panjang 60 cm dan tinggi sekitar 25 cm.

“Alhamdulillah, tadi pagi sekitar pukul 08.30 WIB, Rusa Totol yang kami konservasikan di Taman Kehati kedatangan anggota baru. Salah satu rusa betina melahirkan,” kata Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rah­ma­wati, kemarin.

Rusa yang baru lahir ini, kata Nur Anita , merupakan rusa ke 9 yang lahir di Taman Kehati PT Semen Padang dan anak rusa ke 2 dari induk yang melahir­kan­nya. Mudah-mudahan, anak rusa ini bisa bera­dap­tasi dengan cepat di kawa­san Kehati PT Semen Pa­dang ini.

Kini, sebut Nur Anita, total rusa di Taman Kehati PT Semen Padang berjum­lah 12 ekor. Dari jumlah tersebut, 4 ekor dipastikan berjenis kelamin jantan. Sedangkan yang baru la­hir, hingga kini belum dike­tahui jenis kelaminnya, karena anak rusa ini belum bisa didekati.

“Jika dipaksakan, maka anak rusa ini akan stres dan bisa menyebabkan kema­tian. Jadi untuk sementara ini, petugas yang menga­wasi perkembangan rusa di Taman Kehati itu masih melakukan observasi ter­hadap anak rusa yang baru lahir itu,” ujarnya.

Pemeliharaan rusa to­tol asal Istana Bogor oleh PT Semen Padang, sebut Nur Anita,  dilakukan  sejak 2016. Izin pemeliharaan rusa totol ini tidak mudah. Bahkan, sebelum dipeli­hara di Taman Kehati, ber­bagai prosedur harus di­penuhi oleh PT Semen Pa­dang.  Di antaranya izin dari BKSDA. Sebelum izin didapat, pihak Istana Bogor juga turun ke Taman Kehati PT Semen Padang ini untuk melihat kondisi suhu dan lingkungan Taman Kehati.

Taman Kehati  PT Semen Padang memiliki luas 50 Ha. Selain rusa totol, di kawasan Kehati ini juga terdapat berbagai spesies flora dan fauna.

Di antaranya, palem kipas, palem merah, tum­buhan paku tiang dan pakis haji, elang ular bido, ceka­kak sungai, cekakak belukar, burung madu sri­ganti dan burung madu. Ke­mudian yang terbaru, ada­lah ikan bilih yang telah en­demik di Danau Sing­karak.

“Bagi PT Semen Pa­dang, pemeliharaan rusa totol ini merupakan seba­gai wujud kepedulian peru­sahaan terhadap satwa langka yang dilindungi un­dang-undang,” beber Nur Anita.

Terkait rusa yang baru lahir itu, petugas yang memelihara rusa totol di Taman Kehati bernama Maryanto menyebut bah­wa dirinya belum mem­berikan nama untuk anak rusa yang baru lahir ter­sebut. Saat ini, rusa yang diberikan nama itu cuma ada 1 rusa, namanya Max.

“Max ini rusa yang paling tua di sini, umurnya sekitar 8 tahun dan bisa dianggap sebagai ‘kepala suku’ bagi sekelompok rusa di Taman Kehati ini. Sebab, kemana Max pergi, sege­rombolan rusa lain terus mengikuti Max dari bela­kang,” sambungnya.

Sejak dibawa dari Is­tana Bogor sampai dikon­ser­vasi di kawasan Taman Kehati PT Semen Padang ini, rusa tersebut terus berkembang biak dengan baik. Bahkan dari 6 ekor yang dibawa dari Bogor, sekarang ini sudah menjadi 12 ekor. (ren/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top