Menu

Takut Terkena Corona, 4 ASN Solsel Diberi Cuti, Kadinkes: Mereka Pulang dari Prancis dan Jepang

  Dibaca : 467 kali
Takut Terkena Corona, 4 ASN Solsel Diberi Cuti, Kadinkes: Mereka Pulang dari Prancis dan Jepang
Takut Terkena Corona

SOLSEL, METRO
Dua pasangan ASN Solok Selatan (ASN) yang baru pulang dari Prancis dan Jepang belum boleh memasuki ruang kerja mereka sampai kemarin. Dalam aturannya, mereka harus menjalani tes terlebih dahulu dan harus “dipulangkan.” Dinas Kesehatan Solsel memastikan, empat orang itu negatif corona.

Kepala Bagian Humas Pemkab Solsel Firdaus Firman membenarkan hal itu. Katanya, ASN itu memang ke luar negeri untuk urusan pribadi, bukan kedinasan. Sesuai SOP (standar operasional dan prosedur), mereka memang harus menjalani pemeriksaan dan diberi cuti selama 14 hari.

“Iya, mereka sudah dipastikan oleh Dinas Kesehatan Solsel tidak terjangkit Corona yang menghebohkan itu. Tapi tetap diberikan cuti tambahan sesuai SOP yang ada 14 hari. Nanti setelah berakhir, mereka akan kembali bekerja di OPD masing-masing,” kata Firdaus yang dihubungi tadi malam.

Kepala Dinas Kesehatan Solsel, Novirman menyebutkan, meski dinyatakan sehat dan negatif suspect Corona, empat ASN cuti guna memastikan tidak terpapar virus mematikan itu setelah pulang dari luar negeri. “Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, mereka pulang dari luar negeri dalam keadaan sehat. Tidak ada indikasi terpapar virus corona atau negatif,” katanya.

Katanya, empat orang adalah dua keluarga suami istri yang baru pulang dari Prancis dan Jepang untuk urusan pribadi. Satu keluarga pulang dari Perancis 29 Februari 2020 dan satunya dari Jepang 1 Maret 2020. Mengapa mereka dirumahkan, katanya, mengikuti SOP Kemenkes tentang tata cara Penanggulangan suspect Corona. “Jika positif, maka sejak mendarat di bandara sudah pasti dirawat di rumah sakit (RS) yang dirujuk, karena Negatif maka dirumahkan dulu,” katanya.

Dia melanjutkan selama 14 hari akan diketahui, karena petugas akan terus mengawasi dan memantau kesehatan warga tersebut. “Jika tidak ada tanda-tanda mengalami susfect Corona, atau Negatif, maka mereka bisa kembali beraktivitas sebagaimana biasa” katanya

Dia menambahkan jika dalam waktu 14 hari tersebut ditemukan gejala suspect Corona akan dilakukan karantina di ruang isolasi RSUD Solok Selatan. “Kalau ditemukan ada gejala atau tanda-tanda susfect Corona dilakukan karantina di RSUD Solsel sebelum dirujuk ke RS Ahmad Mukhtar di Bukittinggi ataupun di RSUP M.Djamil di Padang,” katanya.

Dia melanjutkan hasil pengawasan selama selam satu Minggu sejak 29 Februari 2020 hingga saat ini ke empat ASN tersebut tidak ditemukan ada gejala susfect Corona. “ Keempat ASN tersebut hingga hari ini, tidak mengalami tanda-tanda terpapar virus Corona, seperti batuk, demam, sesak nafas atau tanda-tanda lainnya,” jelasnya.

Dia melanjutkan selain empat ASN tersebut, pihaknya saat ini juga sedang melakukan pengawasan kesehatan terhadap warga yang baru pulang dari Arab Saudi. “Tanggal 5 Maret 2020 kemarin ada 30 orang warga yang baru pulang dari Arab Saudi, dan dirumahkan selama 14 hari kedepan,” katanya. (afr)

Editor:
KOMENTAR

1 Komentar

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional