Menu

Takut Jarum, Milih Merem Saat Disuntik, Ratusan Wartawan Antusias dan Lega Setelah Divaksin

  Dibaca : 65 kali
Takut Jarum, Milih Merem Saat Disuntik, Ratusan Wartawan Antusias dan Lega Setelah Divaksin
PEJAMKAN MATA— Salah seorang jurnalis media cetak di Kota Padang, memilih memejamkan matanya saat petugas medis mulai menyuntikkan jarum ke lengannya saat vaksinasi missal untuk wartawan di Aula Kantor Gubernur, Rabu (10/3).

SUDIRMAN, METRO
Ratusan wartawan dari berbagai media di Kota Padang menjalani vaksinasi Covid-19, di aula kantor Gubernur Sumbar, Rabu (10/3). Antusias wartawan ini terlihat dengan jumlah yang akan divaksin mencapai 160 orang. Meski sebagian jurnalis ini takut disuntik dan memilih merem atau memejamkan mata saat divaksin, namun mereka mengaku lega setelah divaksin.

Vaksinasi para wartawan itu dihadiri langsung Gubernur Sumbar Mahyeldi beserta Wakil Gubernur Audy Joinaldy, Kepala Dinkes Kota Padang, Feri Mulyani.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar, Johnedi Kambang yang menggagas vaksinasi massal para wartawan itu. menyebutkan wartawan divaksin adalah upaya pencegahan penyebaran virus corona. Wartawan rentan terpapar corona, mengingat tugasnya yang banyak di lapangan.

“Jadi teman-teman itu butuh vaksin ini,” kata Johnedi Kambang, yang juka ikut divaksin.

Dia menyebut, adanya vaksinasi untuk wartawan itu karena awalnya ada beberapa dari wartawan menjalani vaksinasi Covid-19 secara mandiri. “Untuk memudahkan teman-teman wartawan mendapatkan vaksin, kami dari IJTI Sumbar minta kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang untuk melakukan vaksinasi, dan Alhamdulillah hal itu disambut baik oleh Dinkes Kota Padang itu,” ujar Johnedi Kambang lagi.

Ia menambahkan, dengan vaksinasi kali ini setidaknya jadi bagian dari kampanye vaksinasi Covid-19 di Sumbar, mengingat cukup banyak wartawan yang ikut vaksinasi tahap I. Ada 165 orang wartawan yang divaksin.

Soal respon dari rekan-rekan wartawan yang ikut vaksinasi, John Kambang menyebutkan ada sebanyak 150 orang lebih. “Awalnya kami diprediksi hanya untuk 20-50 orang wartawan saja. Namun jumlah rekan-rekan yang ingin divaksin cukup tinggi animonya,” sebut Johnedi Kambang.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengapresiasi tingginya animo wartawan di Padang ikut vaksinasi Covid. Namun vaksin yang tersedia kurang. Makanya Pemprov Sumbar ingin menambah jumlah vaksin itu. “Kita usulkan lagi penambahannya ke pusat. Karena masyarakat kita butuh dan mereka juga antusias,” tandasnya.

Salah seorang jurnalis, Eri Mardinal mengaku bersyukur bisa divaksin. Meski pada awalnya merasa sedikit takut, namun setelah menjalaninya, tak ada dampak negatif apa apa. “Sampai sekarang aman aman saja. Tak ada berdampak apa-apa,” tandasnya.

Menurutnya, untuk vaksin lanjutan, nanti direncanakan pada 25 Maret nanti. Namun masih belum diketahui dimana lokasinya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani berharap semua wartawan tetap diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan serta menjaga kondisinya, meski sudah menjalani vaksinasi. Hal ini perlu karena masih ada vaksin kedua yang harus diterima jurnalis.

“Protokol kesehatan tetap harus diterapkan. Kita jangan sampai abaikan kondisi meski telah divaksin,” kata Feri Mulyani. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional