Close

Tak Sekolah, Pelajar Banyak Positif Covid-19

Ilustrasi Pelajar

A YANI, METRO
Beberapa hari terakhir ini, Covid-19 banyak menyerang para pelajar di Kota Padang. Padahal, Pemko Padang sudah memindahkan proses belajar siswa dari sekolah ke rumah masing-masing siswa. Namun cara ini ternyata belum efektif mencegah siswa atau pelajar terjangkit dari Covid-19.

Berdasarkan data yang ada di akun instagram @humas.sumbar pada Selasa (12/5), ditemukan ada tiga kasus positif Covid-19 dari kalangan pelajar. Yaitu, warga Anakaia berumur 14 tahun, warga Balai Gadang (15), dan warga Siteba (15).

Pada Rabu (13/5), ada lima kasus positif di kalangan pelajar. Yaitu, warga Siteba (9), warga Padang Timur (17), warga Padang Timur (15), warga Padang Timur (12), dan warga Kurao Pagang (16).

Kamis (14/5), ada tiga kasus yaitu, warga Banda Purus (10), warga Banda Purus (10), dan Ampalu Pagambiran (12). Jumat, (15/5) ada satu orang yaitu warga Balai Gadang (13).

Kepala Disdik Padang, Habibul Fuadi mengatakan, banyaknya pelajar yang terkena Covid-19 melalui penularan di lingkungan rumah. Ia berharap semua orang tua mengawasi anak untuk mematuhi aturan PSBB agar tidak tertular.

“Kita mengimbau orang tua menjaga anak-anaknya dan untuk mematuhi aturan PSBB. Jangan sampai tertular,” sebut Habibul.

Ia mengakui, cukup banyak korban positif Covid-19 berstatus pelajar. Namun berapa angka pastinya, ia tidak mengetahuinya. “Yang tahu Dinas Kesehatan. Kita tak ada data,” tandasnya.

Saat ini, siswa sudah diliburkan sekolah sejak lama. Hingga kini belum jelas, kapan akan bisa bersekolah lagi. Namun sesuai dengan kalender akademi, pada 2 Juni nanti, semuanya sudah masuk sekolah. Tapi, dalam kondisi corona seperti sekarang, masa libur bisa jadi diperpanjang.

19 Kasus Bertambah
Hingga Jumat (15/5), jumlah positif Covid-19 di Kota Padang bertambah 19 kasus. kian tak terbendung. Dengan penambahan tersebut, maka total ada 249 kasus positif Covid-19 di Kota Padang.

Jumlah kelurahan yang terjangkit pun bertambah menjadi 62 kelurahan. Padahal pada Kamis (13/5), hanya ada 61 kelurahan yang terjangkit Covid-19. Ada Kelurahan yang sebelumnya sudah hijau dan bebas, kini kembali merah karena ditemukan kasus baru Covid-19 yaitu Parak Gadang Timur, Parupuk Tabing dan Korong Gadang.

Dari website dinkes.padang.go.id, rincian 19 kasus tambahan kemarin yaitu Andalas ada 1 kasus, Alai Parak Kopi (1), Ulak Karang Selatan (1), Lubuk Buaya (1), Balai Gadang (1), Dadok Tunggul Hitam (1), Lubuk Minturun (1). Kemudian, Korong Gadang (1), Kalumbuk (1), Banuaran (1), Tanah Sirah Piai (1), Bandar Buat (1), Flamboyan (4), Padang Pasir (2), dan Pisang (1).

Berdasarkan data yang dikirim oleh Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, kebanyakan tambahan kasus positif di Padang tersebut kemarin merupakan pedagang di Pasar Raya Padang.

Seperti, warga Lubuak Buaya berumur 52 tahun, warga Dadok Tunggul Hitam (46), warga Padang Pasir (54), warga Kalumbuak (51), warga Pagambiran (60), warga Korong Gadang (50). Berikutnya, warga Flamboyan (19), Flamboyan (59), Flamboyan (52), Flamboyan (20), Tanah Sirah (49), Banuaran (54), warga Alai Parak Kopi (57), dan warga Veteran (25).

Saat ini, kelurahan yang sudah bebas dari Covid-19 berkurang satu dibandingkan Kamis (14/5) menjadi delapan kelurahan. Yaitu, Jati, Batang Kabung Ganting, Pasia Nan Tigo, Anduring, Tanjung Saba Pitameh, Indarung, Rimbo Kaluang, Seberang Padang.

Sementara itu, pasien sembuh bertambah dua orang sehingga totalnya mencapai 47 orang. Sedangkan total meninggal dunia 16 orang, dan 61 orang menunggu hasil laboratorium. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top