Menu

Tak Sediakan Tempat Cuci Tangan, Satpol PP Tegur Pemilik Usaha

  Dibaca : 148 kali
Tak Sediakan Tempat Cuci Tangan, Satpol PP Tegur Pemilik Usaha
PROTOKOL KESEHATAN— Kepala Satpol PP Kota Padang, Alfiadi mendatangi sejumlah tempat usaha untuk memastikan mematuhi protokol kesehatan. Seperti menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk.

TAN MALAKA, METRO
Kepala Satpol PP Kota Padang, Alfiadi bersama Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur, Syafnion melakukan peneguran terhadap pemilik usaha yang tidak menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk tempat usaha.

“Ada yang menyediakan tempat cuci tangan tetapi tidak ada air, ada yang menyediakan tempat cucian tangan tetapi tidak ada tempat pembuangan airnya. Ada juga yang menyediakan tempat cuci tangan tetapi tidak ada sabunnya, jadi kami ingatkan terlebih dahulu pengusaha agar kedepannya bisa di lengkapi lagi,” ujarnya, Selasa (6/10).

Selain itu, ia juga mengingatkan pengusaha agar bersama-sama dengan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Setelah ditegur tidak juga dipatuhi, tentu pihaknya memberikan tindakan tegas.

“Jadi kami harap sebelum ditindak tegas mohon untuk dilengkapi. Jangan sampai nanti tempat usahanya yang disanksi, mulai dari denda hingga kepada pencabutan izin usaha. Jadi kita harap bersama mematuhi protokol kesehatan, menyediakan cucian tangan, meletakkan hand sanitizer di tempat usaha, itu adalah salah satu cara kita untuk memutus mata rantai penyebaran,” ucap mantan kepala Bapenda Padang ini.

Ia meminta, semua warga harus bersama-sama berperan aktif dalam memutus mata rantai penyebaran. Baik perorangan maupun penanggung jawab tempat usaha itu sendiri.

“Tidak akan pernah bisa diputus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, jika kita semua tidak ikut berperan aktif, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan setiap keluar rumah. Baik untuk perorangan, maupun bagi pemilik usaha agar menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer di tempat usahanya,” sebutnya.

Anggota Komisi I DPRD Padang, Ja’far meminta kepada pelaku usaha agar patuh pada aturan, sebab manfaatnya juga untuk warga. Jangan pelaku usaha untung saja diambil dan tanpa mementingkan kesehatan warga. “Kita minta Perwako No 49 Tahun 2020 diterapkan oleh pelaku usaha,” ujar kader PKS ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional