Close

Tak Pakai Masker, Pengunjung Swalayan Ditertibkan di Kota Padang

TIDAK PAKAI MASKER— Petugas Satpol PP menjaring belasan warga yang masih tidak memakai masker di tempat kerumunan, seperti swalayan dan pusat kuliner, Rabu (6/10) malam.

TAN MALAKA, METRO–Sejumlah pengunjung swalayan dan juga pusat kuliner di Kota Padang ke­da­patan melanggar protokol kesehatan (prokes), Rabu (6/10)) malam. Mayoritas pe­lang­garan karena tidak me­makai masker.

Sebanyak 14 orang war­ga terpaksa harus ber­uru­san dengan Satpol PP Pa­dang, karena kedapatan ma­sih tidak memakai mas­ker saat berada di tempat keramaian. Belasan orang itu dijaring petugas di dua titik lokasi, yakni 7 orang di Aciak Mart, dan  7 orang di lapangan kuliner pujasera Tunggul Hitam, Kecamatan Padang Utara.

Mereka yang terjaring ini langsung dibawa ke Mako Satpol PP Padang, dilakukan pendataan dan diberi sanksi. Kepala Bi­dang Ketertiban Umum Satpol PP Padang Edrian Edwar mengatakan, per­sonel Pol PP intens mela­kukan pengawasan Adap­tasi Kebiasaan Baru (AKB) setiap hari.

“Setiap hari personel Satpol PP melakukan pe­nga­wasan terhadap AKB sesuai Perda Kota Padang Nomor 1 Tahun 2021, yang harus dilaksanakan oleh masyarakat di tengah te­ngah Pandemi yang belum juga berakhir, serta pene­ra­pan PPKM Level IV di wilayah Kota Padang se­suai instruksi Menteri Da­lam Negeri Nomor 48 Ta­hun 2021, tentang PPKM level 4, 3, 2 dan 1 yang belum dicabut,” tuturnya.

Data mereka yang ter­jaring ini kembali dihimpun dalam aplikasi Sistim Pe­lang­garan Perda (Si­pe­lada). Selain itu petugas kem­bali mengingatkan me­­reka dengan tegas agar ke­depan mereka tetap pa­tuhi prokes.

“Kewaspadaan adalah wajib bagi warga yang akan berbelanja dimana­pun terutama di pusat per­belanjaan, tetapi ingat virus corona juga belum hi­lang sebaiknya warga tetap jalankan protokol kese­ha­tan yang menjadi imbauan pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Padang, Alfiadi mengatakan petugas terus aktif melakukan penga­wa­san, baik di tempat umum maupun di lingkungan pe­me­rintahan yang ada di Kota Padang. ”Ini adalah upaya dan usaha kita da­lam rangka mengubah pe­rilaku masyarakat untuk memutus rantai penularan Covid-19. Sehingga apa yang kita harapkan agar kembali hidup dan ber­kegiatan secara normal, secepat mungkin dapat dilakukan kembali, kita memghimbau kepada ma­sya­rakat yang belum vak­sin agar segera di vaksin, sehingga tingkat keta­ha­nan imunitas masya­rakat kita semakin kuat, dan risiko terpapar rendah,” ulas Alfiadi.

Merespon masih ada­nya pelanggar prokes, Al­fiadi  mengimbau kepada para pemilik swalayan dan toko untuk tidak meng­izin­kan pengunjung yang tidak menggunakan masker un­tuk masuk dan berbelanja.

Pihaknya juga meminta kepada pengelola swala­yan supaya petugas ke­ama­nan yang berjaga di pin­tu masuk melarang pe­ngun­jung masuk jika tidak memakai masker. Jika ada masyarakat yang ngeyel, pengunjung tidak diper­bo­lehkan masuk. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top