Menu

Tak Mudik untuk Menanggulangi Penyebaran Covid-19, Gubernur Mahyeldi Apresiasi Perantau Asal Minang

  Dibaca : 470 kali
Tak Mudik untuk Menanggulangi Penyebaran Covid-19, Gubernur Mahyeldi Apresiasi Perantau Asal Minang
AMBUTAN— Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. gelar Datuak Marajo berikan sambutan pada acara kemarin.

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Barat H. Mah­yeldi Ansharullah, S.P. gelar Datuak Marajo bersama istri tercinta Hj. Harneli Bahar menghadiri acara per­temuan dengan warga Gadut Keca­matan Tilatang Kamang pada Rabu  (26/5) secara daring dan luring di auditorium guber­nuran.

Acara dihadiri oleh tokoh dari warga Gadut hadir di auditorium, sementara untuk warga yang ada diperantauan di luar padang dihadiri secara virtual.

Di awal sambutannya Mah­yeldi Ansharullah menyam­pai­kan terima kasih kepada ma­syarakat Sumbar terkhusus war­ga Gadut yang dirantau yang mengurungkan niatnya untuk tidak pulang kampung atau mudik pada lebaran Idul Fitri 1442 H beberapa waktu lalu.

“Terima kasih buat dun­sa­nak dunsanak yang ada dipe­ran­tau telah mematuhi anjuran peme­rintah pusat tidak mudik, demi me­nang­gulangi penyebaran Covid-19 di Sumbar,” ucap Gubernur Mahyeldi.

Dia juga berpesan kepada masya­ra­kat Ranah Minang dan yang ada di ran­tau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan apabila berada diluar rumah. Juga menyaring berita-berita hoax atau bohong lewat media sosial. Meneliti berita-berita tersebut apakah layak disebar luaskan atau tidak.

“Pada kesempata ini, saya mohon maaf apabila kebijakan pemerintah ku­rang tepat, bahkan menimbulkan ke­tidak nyamanan dalam membatasi ke­giatan keramaian. Kebijakan ini ter­paksa dilakukan demi untuk me­nang­gulangi penyebaran Covid-19,” sebut­nya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada para Bupati dan Walikota yang tidak kenal lelah untuk bekerja siang dan malam, bersinergi menang­gu­langi penyebaran Covid19.

“Se­moga kerja keras ini bisa mem­buah­kan hasil dan Sumbar kembali me­lakukan aktivitas seperti semula lagi,” tuturnya.

Terkait dengan terjadinya pening­katan kasus Covid-19 di Sumbar Gu­ber­nur Sumbar terus meningkatkan pe­nga­wasan terhadap pembatasan kegiatan keramaian.

“Kita prioritas bagaimana untuk penanganan Covid dan kemudian selanjutnya penguatan ekonomi ma­sya­rakat, penguatan UMKM dan juga kemudahan mendapatkan modal usaha bagi UMKM yang ada di Suma­tera Barat yang jumlahnya lebih ku­rang 590 ribu,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi menuturkan, untuk bi­dang pertanian akan menganggarkan 10 persen dari APBD Sumbar untuk melakukan sejumlah perkembangan di sejumlah sektor seperti pertanian, peternakan, perikanan, hingga kelau­tan dan bidang lain dengan membawa ke­arifan lokal Minangkabau. Termasuk dalam meningkatkan pariwisata dan pendidikan yang sudah dituangkan dalam RPJMN Sumatera Barat dan RPJMN nasional.

“Mudah-mudahan dukungan dari bapak presiden dan juga jajaran kementerian dan lembaga serta DPRD DPR RI dan seluruh masyarakat Su­matera Barat sesuai yang tertuang visi misi bisa berjalan baik,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi ikut prihatin dengan persoalan atau konflik yang berkepanjangan antara kedua negara Pelestina dan Israel. Seluruh dunia telah berupaya agar kedua negara tersebut untuk dilakukan gencatan senjata, upaya menciptakan perdamaian.

Sebagai menutup Gubernur Sum­bar melalui virtual mengajak ma­syarakat Sumbar untuk untuk berdoa dan berdonasi guna membantu ma­sya­rakat Palestina yang sedang ber­juang melawan agresi Israel.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional