Close

Tak Jera, Residivis Curanmor Dihadiahi Timah Panas di Sijunjung

PENCURI MOTOR— Pelaku spesialis curanmor, Doni Prima (40) ditangkap jajaran Polres Sijunjung dan dihadiahi timah panas karena melawan.

SIJUNJUNG, METRO–Seorang residivis pelaku Curanmor ditembak di bagian kaki sebelah kanan karena kembali ber­aksi. Pelaku Doni Prima (40) warga Limo Koto, Ke­camatan Koto VII, sempat bersembunyi dari keja­ran polisi setelah perbuatannya mencuri sepe­da motor terekam kamera CCTV.

Setelah ditangkap anggota Satreskrim Polres Sijunjung, pelaku mengaku juga pernah beraksi di sejumlah TKP diantaranya di Pulau Barambai, Nagari Muaro dan Kota Sawahlunto. Dari tangan pelaku berhasil diamankan tiga unit sepeda motor hasil curian sebagai barang bukti.

Kapolres Sijunjung AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi mengatakan, pelaku merupakan residivis yang pernah dihukum pada tahun 2018 lalu. Namun, setelah menghirup udara bebas, pelaku kembali memainkan perannya seba­gai spesialis curanmor.

“Pelaku ini tergolong spesialis, dulu sudah pernah dihukum dan sekarang kembali berulah. Setelah beraksi dia juga sempat bersembunyi, hingga akhir­nya berhasil kita tangkap. “Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan dan terpaksa diberi tindakan tegas terukur dengan tembakan pada kaki sebelah kanan,” ujar Kapolres Sijunjung, Senin (20/6).

Menurut Kapolres, penangkapan pelaku dilakukan pada Jumat (17/6) kemarin di Nagari Limo Koto, Kecamatan Koto VII, Kabupa­ten Sijunjung. Saat ditang­kap,pihaknya menemukan barang bukti sepeda motor hasil curian dan alat-alat untuk melakukan pencurian motor.

“Selain tiga unit sepeda motor, kita juga amankan kunci leter T dari tangan pelaku. Dugaan sementara, masih ada motor hasil curiannya yang sudah dijual. Itu yang masih kita lacak keberadaannya,” paparnya.

Dikatakan Kapolres, pihaknya masih lakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pelaku, karena pelaku ini termasuk lihai dalam beraksi. Apalagi sudah residivis, kemungkinan ada jaringannya dan keterlibatan pihak lain.

“Pelaku ini spesialis curanmor yang sudah melakukan aksinya di banyak tempat berbeda. Makanya, nanti kita kembangkan untuk mengungkap jaringannya maupun di mana saja pelaku melakukan aksinya,” pungkas AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi. (ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top