Close

Tak Jera 4 Kali Keluar Masuk Penjara, Gonzales Kembali Berulah di kota Padang

JAMBRET— Gonzales alias Igon (42) yang merupakan mantan atlet tinju kembali ditangkap oleh tim Klewang lantaran merampas (jambret) HP korban di kawasan pantai Padang bebebrapa waktu yang lalu

PADANG, METRO–Seakan tidak per­nah jera keluar ma­suk penjara lantaran aksi kejahatan yang dilakukannya, Gon­zales alis Igon (42) warga Gang sempit RT 02 RW 08, Kelu­rahan Indarung, Ke­ca­matan Lubuk Kila­ngan, kota Padang kembali harus be­ru­rusan dengan pihak kepolisian.

Pria yang juga me­rupakan mantan petinju ini bahkan te­lah 4 kali keluar ma­suk penjara dengan kasus yang sama. Namun hal tersebut tidak membuatnya tobat, malah kembali melakukan kejahatan jalanan tersebut tidak beberapa lama se­telah dirinya keluar dari penjara.

“Pelaku ini kami tang­kap pada hari Kamis (5/5) sekitar pukul 20.00 WIB di tepi jalan daerah By Pass, Kecamatan Kuranji, kota Padang,”ujar Kasat Res­krim Polresta Padang Kom­pol Dedy Ardiansyah Put­ra, Jumat (6/5).

Dikatakan oleh Dedy, kejahatan yang dilakukan oleh pelaku hingga mem­buat ia menjadi kejaran polisi terjadi pada hari Jumat (1/4) yang lalu di di dekat mesjid Mujahidin jalan Samudera, Kecamatan Padang Barat, kota Padang.

“Saat itu korban yang tengah melewati jalan sa­mudera dekat mesjid muja­hidin samping pool NPM dirampas handphonenya oleh pelaku. Diketahui pela­ku datang langsung meme­pet korban dan mengambil secara paksa handphone dari tangan korban,”kata Dedy.

Mendapati laporan yang diberikan oleh kor­ban, tim Klewang pun lang­sung turun kelapangan untuk melakukan penye­lidikan dan pengumpulan data-data dari masyarakat atas kasus penjambretan HP tersebut.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, didapat­kan informasi bahwa pela­ku penjambretan di Jalan Samudera tersebut akan melakukan aksi yang sama di kawasan By Pass Kuranji, dan benar saja ketika dila­kukan patroli oleh tim kle­wang si pelaku didapati te­ngah melancarkan aksinya.

Saat dilakukan penang­kapan dan diinterogasi, pelaku mengakui perbua­tannya telah mencuri satu unit handphone merk Xiao­mi Redmi 9 C. Kemudian, pelaku bersama dengan barang bukti dibawa ke Polresta Padang untuk di­proses dan dilakukan in­terogasi lebih mendalam.

“Saat akan digelandang ke Mako Polresta Padang, pelaku memberikan per­lawanan dan berusaha men­coba melarikan diri, petugas kita terpaksa me­la­kukan tindakan tegas dan terukur dengan me­nem­bak bagian kakinya,” im­buh Dedy.

Atas kejadian tersebut pelaku dibawa ke Mako polresta Padang untuk dila­ku­kan tindakan lanjutan dan atas kasus tersebut pelaku diancam dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top