Menu

Tak Jadi Mandi, Takut Lihat Mayat Mengambang di Sungai Batang Mangoe

  Dibaca : 186 kali
Tak Jadi Mandi, Takut Lihat Mayat Mengambang di Sungai Batang Mangoe
EVAKUASI— Petugas SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap penemuan mayat mengapung di Sungai Batang Mangoe Kabupaten Padangpariaman.

PDG. PARIAMAN, METRO
Dalam seminggu terkahir, banyak kejadian penemuan mayat di sungai di sejumlah daerah di Sumbar, Rabu (5/8), sekitar pukul 14.20 WIB, warga kembali digemparkan dengan peristiwa mayat mengambang di Sungai Batang Mangoe, Lubuak Ringan-ringan, Nagari Bisati, Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padangpariaman.

Mayat mengambang dalam lubuk tersebut ditemukan pertama kali seorang warga ketika hendak mandi. Saat itu, kondisi tubuh korban sudah mulai membengkak, tidak pakai baju. Sedang kedua tangannya menengadah ke langit.

Hingga berita ini diturunkan, belum bisa dipastikan apa sebenarnya penyebab kematian korban yang ditemukan mengambang dalam air. Namun dari hasil pemeriksaan secara medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

Menurut keterangan Kapolres Padang Pariaman AKBP Dian Nugraha, didampingi Kapolsek Sungai Sariak IPTU Dony Rinaldi, pada saat dilakukan evakuasi, petugas menemukan identitas korban dalam dompet yang tersimpan di saku celananya.

Korban diketahui bernama Temi Koto (42), warga Korong Kapalo Koto, Nagari Tandikek, Kecamatam Patamuan, Padangpariaman.

Diceritakannya, menurut keterangan yang didapat di lokasi kejadian, korban ditemukan pertama kali oleh seorang warga setempat yang hendak mandi di sungai. Sesampai di lokasi pemandian, saksi terkejut melihat ada sosok aneh dalam lubuk sungai. Bahkan tercium bau busuk menyengat.

“Setelah dilihat lebih dekat, ternyata ada mayat mengambang. Kondisinya tidak pakai baju dan tangah menengadah ke atas. Hanya pakai celana panjang warna hitam,” ungkapnya.

Karena sendirian di sungai, rasa takut saksi tiba-tiba datang. Dia pun langsung berlari, tak jadi mandi. Lalu mengabarkan kejadian di Sungai Batang Mangoe itu kepada masyarakat setempat.

Mendapat informasi adanya penemuan mayat, warga langsung geger dan berbondongan menuju lokasi kejadian. “Tidak lama kemudian, warga mengabarkan kepada kami, dan anggota juga langsung bergegas ke lokasi penemuan mayat,” ujar Kapolres.

Tim BPBD Kabupaten Padangpariaman beserta Personil Polsek VII Koto Sungai Sarik dan Tim Puskesmas Sungai Sariak langsung melakukan evakuasi terhadap korban.

Saat dilakukan visum luar terhadap korban, ditemukan dompet yang berisi alamat dan identitas. “Kami langsung mengabarkan kepada pihak keluarga. Dari hasil visum belum tampak ada tanda kekerasan pada jasad korban,” sebutnya.

Menurut keterangan keluarga, korban sejak dua hari lalu tidak pulang ke rumah, dan sudah berupaya untuk mencarinya. Sebelumnya, korban juga diketahui sehat-sehat saja dan tidak ada menderita penyakit apa-apa.

“Korban telah dibawa oleh kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman dirumahnya di Nagari Tandikat.

Tenggelam saat Nyentrum
Sehari sebelum ditemukannya mayat di Sungai Batang Mangoe, peristiwa yang sama juga terjadi di aliran sungai dusun 5 Jorong Suka Mulya Tinggi, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya.

Seorang pria bernama Warto (58), yang juga warga dusun 5 Jorong Suka Mulya Tinggi Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan aliran sungai, Selasa (4/8) sekira pukul 09.40 Wib.

Informasinya, sebelumnya korban diketahui pergi mencari ikan (nyentrum) ke sungai Batang Timpeh, Senin (3/8). Karena korban tak kunjung pulang hingga habis selesai sholat Ashar sekira pukul 16.00 wib, korban dinyatakan hilang.

Petugas gabungan TNI-Polri, BPBD dan unsur pemerintahan nagari bersama warga setempat melakukan pencarian setelah keluarga korban melapor.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tabek, Sertu Hermanto, mengatakan, pada saat pencarian, petugas menemukan sepeda motor korban di belakang rumah salah seorang warga yang berada cukup dekat dengan aliran sungai. Petugas pun langsung menyusuri sungai tersebut.

Karena belum membuahkan hasil, pencarian korban sempat dihentikan pada Selasa (4/8) pukul 01.00 wib dini hari, karena terbatasnya jarak pandang tim pencari dan diputuskan untuk melanjutkan upaya pencarian korban pada Selasa Pagi.

“Setelah pencarian diteruskan akhirnya jasad korban ditemukan paginya sekitar pukul 09.00 WIB. Langsung dilakukan evakuasi jenazah untuk dikembalikan ke pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak,” jelasnya. (z/g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional