Close

Tak Capai Target PBB, Lurah Bakal Dicopot

Balai Kota Padang
Balai Kota Padang.

M YAMIN, METRO–Wali Kota Mahyeldi Dt Marajo me-waning 104 lurah di Kota Padang. Seluruh lurah diminta bekerja maksimal dalam melakukan pengawasan dan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Jika tak mencapai target yang telah ditetapkan, maka posisi sebagai lurah bakal dicopot.

”Kita minta kepada semua lurah lebih kerja keras. Lakukan pengawasan. Dan maksimalkan potensi PAD yang telah ditargetkan,” ujar  Mahyeldi usai peluncuran mobil kas keliling Dipenda Kota Padang, Sabtu (26/9) di kantor Balai Kota, M Yamin.

Dikatakan Mahyeldi, fasilitas untuk lurah sudah ditingkatkan. Seperti insentif dan kendaraan dinas. Selain itu beban kerja lurah juga dikurangi dengan tak lagi mengurus soal perizinan.

Dengan berbagai fisilitas itu, diharapkan kinerja lurah semakin maksimal dalam melakukan pengawasan. Seperti, pengawasan terhadap bangunan-bangunan tak berizin, peningkatan potensi PBB dan tupoksi pengawasan lain. ”Silahkan bekerja semaksimal mungkin. Kalau ada yang melanggar, berikan teguran dan laporkan. Maksimalkan pemungutan PBB,” tegas Mahyeldi.

Dikatakan, pajak yang dipungut adalah hak negara. Dan,  aparatur pemerintah adalah pelaksana dan petugas yang difasilitasi untuk melakukan fungsi pemungutan. Pemko terus melakukan evaluasi secara berkala  terhadap kinerja lurah.

Hal serupa juga diingatkan untuk seluruh camat di 11 kecamatan. Jika tak mencapai target maka posisi mereka bisa saja dicopot. ”Kita akan berlakukan sistem reward dan punishment. Bagi yang tak maksimal menjalankan tugas kita beri sanski teguran. Kalau perlu dicopot,” sebut dia. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top