Menu

Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Kepemilikan, 14 Unit Kendaraan Diamankan

  Dibaca : 179 kali
Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Kepemilikan, 14 Unit Kendaraan Diamankan
TEGUR PENGENDARA—Personel Satlantas Polres Sijunjung menegur salah seorang pengendara yang melanggar aturan, membonceng tiga orang penumpang tanpa helm.

SIJUNJUNG, METRO
Sebanyak 14 unit kendaraan roda dua yang tidak memiliki surat bukti (BB) kepemilikan yang sah alias bodong, diamankan Satlantas Polres Sijunjung. Sejumlah kendaraan itu diamankan untuk diproses lebih lanjut, serta sebagai upaya mempersempit aksi curanmor yang meresahkan. Kendaraan yang tidak memiliki surat kepemilikan yang sah berupa, STNK atau BPKB memang menjadi perhatian khusus Polda Sumbar, terutama di wilkum Polres Sijunjung. Karena bisa saja kendaraan tersebut merupakan hasil dari tindak kejahatan Curanmor.

Seluruh kendaraan yang terjaring merupakan hasil selama operasi Patuh Singgalang 2020 yang digelar secara serentak. Selain itu, Polres Sijunjung juga mengeluarkan surat tilang kepada pelanggar lalulintas sebanyak 215 tilang. Kapolres Sijunjung, AKBP Andry Kurniawan, SIK MHum. didampingi Kasat Lantas Iptu Ghanda Novidiningrat dan Kasubag Humas Iptu Nasrul Nurdin menjelaskan, selama operasi patuh pelanggar tidak semata ditilang, melainkan ada yang bersifat teguran.

“Selama operasi Patuh berlangsung, setidaknya 215 surat tilang dikeluarkan kepada pelanggar. 14 kendaraan roda dua kita amankan di Mapolres karena tidak memiliki bukti kepemilikan yang sah. Selain itu 140 surat teguran juga diberikan, jadi tidak semata dengan tilang,” tutur Nasrul, Kamis (6/8).

Sedangkan kasus kecelakaan selama Operasi digelar sebanyak 6 kasus dengan korban meninggal dunia satu orang, luka berat nihil dan luka ringan sebanyak 13 orang dengan kerugian materil hingga Rp23 juta.

Operasi Patuh Singgalang 2020 yang dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Sijunjung resmi berakhir pada 5 Agustus kemarin. Operasi yang berlangsung selama dua pekan tersebut menjaring ratusan pelanggar lalulintas. “Tujuan kita cuma satu, agar masyarakat tertib dan taat aturan lalulintas, itu salah satu tujuan operasi dilaksanakan,” kata Nasrul.

Khusus untuk kendaraan yang tidak memiliki dokumen kepemilikan yang sah, menjadi perhatian khusus dalam pemberantasan curanmor. “Bisa saja kendaraan tersebut merupakan hasil curanmor. Kalau memiliki bukti yang sah berupa STNK atau BPKB silahkan jemput kembali ke Polres Sijunjung,” kata Nasrul.

“Masyarakat harus hati-hati saat membeli kendaraan. Harus ada surat-surat yang sah, teliti dalam membeli, apabila kendaraan tersebut hasil kejahatan maka bisa saja si pembeli ikut terjerat sebagai penadah dengan pasal 480. Jadi jangan tergiur dengan harga yang murah,” tambah Nasrul.

Meski operasi Patuh Singgalang sudah selesai digelar namun, Kapolres mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi aturan lalulintas dan utamakan keselamatan. “Tetap taati aturan berkendara, dan utamakan keselamatan saat dijalanan,” pungkasnya. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional