Close

Tahapan Pemilu 2024 Ditabuh, Bawaslu Pariaman Koordinasi dengan Wako

SERAHKAN DRAF— Ketua Bawaslu Kota Pariaman Riswan bersama Komisioner dan Sekretaris serahkan draf usulan anggaran pelaksanaan pengawasan kepada Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Rabu (13/7).

PARIAMAN, METRO–Sehubungan telah di­mu­lainya tahapan Pemilu 2024 pada tanggal 14 Juni 2022 lalu, Bawaslu Kota Pariaman lakukan koor­dinasi dengan Walikota Pariaman, Rabu (13/7). Ketua Bawaslu Kota Pa­riaman, Riswan me­nyam­paikan bahwa hari pe­mili­han umum dan pilkada serentak telah ditetapkan oleh Pemerintah dan KPU. “Pemilu 2024 akan digelar pada 14 Februari 2024. KPU telah membuat rancangan tahapan dan jadwal pemilu meliputi pemilhan Pre­si­den, DPR, DPRD, dan DPD” kata Riswan.

  Ia mengatakan, jad­wal Pemilihan Gubernur dan Walikota Pariaman dilak­sanakan serentak di tahun yang sama yaitu pada tang­gal 27 November 2024. “Un­tuk itu kita meminta du­kungan baik moril mau­pun materil dari Bapak Walikota Pariaman agar pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 di Kota Pariaman ber­jalan aman, lancar dan suk­ses serta badunsanak,” ujar­­nya.

 Dikatakannya, adapun kebutuhan anggaran pe­laksanaan pengawasan pada Pilkada serentak 2024 yang akan datang adalah sebesar Rp8,8 miliar, dimana sebelumnya telah kami usulkan sebesar Rp7,4 miliar, melalui Sekdako Pariaman di ruang ker­janya pada bulan lalu.  Pe­ru­bahan tersebut karena adanya penyesuian bes­a­ran honorarium pe­nye­lenggara adhoc (mulai dari Panwascam, Panwas Desa/Kel dan Pengawas TPS).

 Sementara itu, Wali Kota Pariaman Genius U­mar berharap agar B­a­waslu selalu bersinergi dengan seluruh stakehol­der dan pemangku kepen­tingan dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada yang akan datang.  Untuk ang­garan yang diusulkan, kata Genius, pihaknya akan di­kaji lebih lanjut oleh Sekda selaku Ketua Tim Ang­garan Pemerintah Dae­rah (TAPD) agar memba­has dan merasionalkan kem­bali anggaran yang telah diusulkan tersebut.

Koordinator Sekre­ta­riat Bawaslu Kota Paria­man Riky Falantino juga me­nyampaikan bahwa ang­garan Pilkada Tahun 2024 ini akan berbeda dengan Pilkada sebe­lum­nya yang telah dilaksa­nakan pada tahun 2020 atau­pun pada tahun 2018 di Kota Pa­riaman. “Kenaikan ang­garan untuk kebutuhan Pil­kada Tahun 2024 karna Pe­milihan Walikota dan Gu­bernur dilaksanakan se­ren­tak secara bersamaan pada tahun 2024. Selain itu juga ada kenaikan honor dari penyelenggara adhoc  yang telah disetarakan oleh Ba­waslu RI di seluruh wila­yah di Indonesia.

Menurutnya, porsi ang­garan terbesar terdapat pada honorarium sebesar 43,50 %, disebabkan ada­nya penyesuaian besaran biaya honorarium penye­lenggara adhoc di tingkat Kecamatan, Desa, Kelu­rahan, TPS dan sekretariat. Kemudian ke­giatan pe­ngawasan taha­pan, pelan­tikan, bimtek, rakor, sosia­lisasi, Sentra Gakkumdu sebesar 24,64 %, dukungan teknis dan ope­rasional kantor sebesar 16,90 % dan  pengawasan tahapan, per­jalanan dinas, supervisi, sidang sebesar 14,96 %. Kata Riky, kebu­tuhan ang­garan Pilkada  2024 ter­sebut disusun ber­dasarkan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pemilihan U­mum Nomor 0195.1/PR.03.00/K1/01/2022 ten­tang Standar Kebutuhan Pendanaan Kegiatan Pemi­lihan Gubernur, Bupati ser­ta Walikota. (ozi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top