Menu

Tahanan di Rutan Anak Air Dianiaya, Keluarga Melapor ke Polresta Padang

  Dibaca : 166 kali
Tahanan di Rutan Anak Air Dianiaya, Keluarga Melapor ke Polresta Padang
Ilustrasi

PADANG, METRO
Salah seorang tahanan kasus narkotika menjadi korban penganiayaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Anak Air Padang hingga harus mendapatkan perawatan medis di klinik. Diduga, tahanan bernama Ances Setiawan, dianiaya oleh 14 orang tahanan lain yang berada dalam satu sel.

Tak terima atas aksi penganiayaan tersebut, keluarga Ances Setiawan pun kemudian melaporkan kejadian itu ke unit SPKT Polresta Padang. Keluarga korban yang di dampingi kuasa hukum Vino Oktavia datang ke Polresta Padang Selasa (1/9) sekitar pukul 13.00 WIB.

“Kami disini mendampingi keluarga korban sebagai kuasa hukum untuk membuat laporan terkait penganiayaan yang di terima oleh korban bernama Ances Setiawan,” ujar Vino Oktavia kepada wartawan usai membuat laporan.

Dijelaskan Vino, kliennya mengalami penganiayaan pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 14.00 WIB di Rutan Anak Air Padang oleh sesama penghuni rutan yang satu sel dengan korban. Diketahui, korban ditahan di Blok D1 dan dianiaya oleh tahanan lain yang diperkirakan sebanyak 14 orang.

“Laporan dibuat di SPKT Polresta Padang dengan nomor LP/459/B/IX/2020/Resta SPKT-Unit II tertanggal 1 September 2020. Akibat penganiayaan itu, korban yang terjerat kasus narkotika mengalami lebam dan memar di bagian wajah. Kami berharap pihak kepolisian mengusut laporan kami dan menemukan pelaku,” ungkap Vino.

Sementara itu Kepala Rutan Anak Air Padang Eri Irawan mengatakan pelaporan terhadap polisi tersebut adalah hak bagi masyarakat. Ia mengatakan pihaknya pun juga merespon perseoalan tersebut secara maksimal, dan tengah memeriksa tahanan yang ada di blok yang sama dengan korban.

“Melapor adalah hak masyarakat dan kami menghormati itu (proses hukum). Para tahanan itu sekarang dikunci di blok dan diperiksa satu per satu,” katanya.

Eri juga mengatakan usai peristiwa itu pihaknya juga langsung memberikan penanganan medis terhadap tahanan dengan membawa ke rumah sakit, melaksanakan CT Scan, dan lainnya.
“Saat ini yang bersangkutan (korban) ditempatkan di klinik dan dijaga oleh petugas,” katanya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional