Menu

Tabung Gas Meledak, 4 Rumah Terbakar di Kota Padang

  Dibaca : 214 kali
Tabung Gas Meledak, 4 Rumah Terbakar di Kota Padang
PEMADAMAN—Petugas pemadam kebakaran berjibaku menyemprotkan air ke empat bangunan yang terbakar di Jalan Durian Ratus, RT 05 RW 08, Kelurahan Kurao Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sabtu (26/6) sekitar pukul 23.00 WIB.

PADANG, METRO–Empat petak bangunan ru­mah permanen dikawasan pa­dat penduduk di Jalan Durian Ratus, RT 05 RW 08, Kelurahan Kurao Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang ha­ngus terbakar. Peristiwa kebakaran ini terjadi Sabtu (26/6) malam,  sekitar pukul 23.00 WIB.

Penyebab kebakaran diduga berasal dari kebocoran tabung gas, hal tersebut berdasarkan keterangan saksi yang men­dengar adanya  bunyi ledakan gas sebelum terjadinya kebakaran.

Akibat kebakaran itu, sua­sanya yang sebelumnya mulai sepi karena sebagian masyarakat mulai istirahat, berobah menjadi ramai. Warga ke­luar rumah untuk me­nyak­sikan peristiwa tersebut dan memberikan perto­longan.

Sejumlah keluarga kor­ban terlihat menangis his­teris. Mereka seolah tak kuasa melihat harta benda mereka dilalap api yang begitu besar dan cepat merembat dari satu bangu­nan ke bangunan lain.

Di sisi lain, warga men­coba membantu menge­luarkan barang-barang korban yang masih bisa terselamatkan dan menghubungi pihak pemadam kebakan. Warga sudah mencoba memadamkan api dengan cara manual, namun tak berhasil karena besarnya kobaran api.

Tidak berapa lama kemudian, sebanyak tujuh unit armada pemadam kebakaran (damkar) kota Pa­dang datang untuk menjinakkan api. Api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 00.40 WIB.

Kabid Ops Damkar Ko­ta Padang Basril mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan terjadinya kebakaran dilokasi tersebut sekitar pukul 23.20 WIB, dan langsung mengerahkan armada ke lokasi.

“Sekitar pukul 23.30 WIB kami sampai ke lokasi dan memang api sudah membesar menghanguskan seisi rumah yang tidak sempat diselamatkan oleh pemiliknya,”ujar Basril.

Sesampai dilokasi, lanjutnya, pihaknya langsung melakukan pemadaman dan pendinginan objek yang terbakar sehingga tidak menyebar ke bangunan lain.

“Kami sampai di sini memang api sudah besar. Alhamdulillah bisa kita dinginkan, dan kita lokalisir karena kebakaran me­nye­babkan barang-barang yang ada ludes dan tidak bisa dikembalikan,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Basril, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dan api dapat dikendalikan de­ngan menerjunkan 7 unit armada induk dan puluhan personel dan selesai sekitar pukul 00.40 WIB.

“Kendala dilapangan adalah banyaknya masya­rakat yang menjadikan kebakaran ini menjadi wisata bencana. Sehingga sedikit kewalahan selama bekerja memadamkan api,”se­butnya.

Terpisah, Kapolsek Nanggalo AKP Sosmedya mengatakan, penyebab pasti kebakaran masih da­lam penyelidikan pihaknya. Namun, pihaknya menduga kebakaran disebabkan oleh kebocoran tabung gas.

“Hal tersebut didasari oleh keterangan saksi yang rumahnya ikut menjadi sasaran amukan api. Berdasarkan keterangan saksi, ia mendengar mendengar suara ledakan dari sebelah rumahnya. Setelah dilihat, api  sudah membakar rumahnya, dan selanjutnya lari keluar rumah dan meminta to­long,” sebut Sosmedya.

Sementara itu, sebut Sosmedya, kerugian akibat kejadian tersebut diper­kirakan mencapai Rp 400 juta. “Saat ini lokasi telah kita amankan dengan memasang garis polisi guna mengumpulkan keterangan saksi dilapa­ngan,” tutupnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional