Menu

Tabrakan Beruntun Jorong Pincuran Tinggi, Tanah Datar, Truk Seruduk Rumah Warga, Satu Tewas, 22 Orang Luka-Luka

  Dibaca : 515 kali
Tabrakan Beruntun Jorong Pincuran Tinggi, Tanah Datar, Truk Seruduk Rumah Warga, Satu Tewas, 22 Orang Luka-Luka
LAKA BERUNTUN— Kecelakaan beruntun terjadi di Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Tanah Datar, sekitar pukul 22.50 WIB Kamis (1/7), akibatnya, satu orang meninggal dunia dan 22 orang luka-luka

PADANGPANJANG, METRO–Kecelakaan beruntun terjadi di Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Tanah Datar, Kamis (1/7) malam. Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.50 WIB tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 22 orang luka-luka.

Diduga kejadian tersebut berawal dari truk Fuso dengan nomor polisi B 9101 BEV yang mengalami rem blong sehingga menabrak sebuah bus yang datang dari arah berlawanan, kemudian menabrak rumah makan dan empat rumah warga.

Salah seorang warga Bintungan, Ike (33) yang rumahnya ditabrak truk mengaku dirinya mendengarkan ada bunyi sangat keras dari luar. Namun sekejap saja, atap rumahnya sudah terlepas dan dinding rumahnya ambruk.

“Anak saya yang tengah lelap tidur harus mengalami pendarahan di kepala tertimpa bahan material rumah. Ya, saat itu untung saja bisa cepat dilarikan ke rumah sakit,”ujarnya.

Terpisah, sopir truk nahas bernama Jhoni Warisman (47) yang ditemui di RSUD Padangpanjang mengungkapkan,  truk beranjak dari Medan Selasa (29/6). Truk bermuatan Minyak Goreng Bimoli selama perjalan tidak mengalami masalah.  Namun, sebelum di lokasi kejadian,  truk yang dikemudikan Jhon mengalami ledakan angin yang sangat keras dari kolong truk.

“Ketika menekan pedal rem sudah tidak berfungsi lagi. Ya, saya coba untuk menurunkan gigi persneling  dari 2 ke 1, namun tidak bisa lagi. Mencoba menghindari tabrakan dengan motor di depan, malah bus dari arah berlawanan tertabrak,” jelas Jhon.

Lebih lanjut Jhon, menerangkan, mobil semakin tidak terkendali dan menabrak rumah warga dan dirinya pun terjepit di dalam mobil.

“Saya mengalami luka- luka dan menerima sejumlah jahitan akibat luka,” sebut Jhon yang sudah diperbolehkan pulang dari RSUD.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Padangpanjang AKP Dedi Antonis mengungkapkan, insiden kecelakaan di Wilayah hukum Polres Padangpanjang melibatkan sejumlah kendaraan dan rumah warga setempat. Untuk korban sudah dilarikan ke RSUD Padangpanjang untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Kejadian berawal ketika truk melaju kencang dari arah Bukittinggi menuju Padangpanjang. Di lokasi kejadian truk tiba- tiba menabrak bus Pesantren Hidayatul Hidayah Rokan Hilir dari arah berlawanan. Pasca tabrakan dengan bus, truk terus melaju ke arah Padangpanjang. Kurang lebih 500 meter dari lokasi pertama truk menabrak Rumah Makan dan 4 rumah warga,”sebut Dedi.

Sementara terkait korban kecelakaan, Dedi mengatakan atas insiden kecelakaan tersebut, telah menimbulkan 1 korban nyawa atas nama Halomoan Dalimunthe (58) dan 22 korban luka-luka.

“Korban meninggal ini merupakan penumpang bus, untuk puluhan korban luka tengah menjalani perawatan medis di RSUD dan RS Ibnusina Padangpanjang ,” ujar Dedi.

Sementara untuk perkembangan kasus, penyidik terus melakukan pengembangan sekaligus meminta keterangan sejumlah saksi. Terkait evakuasi truk dan bus yang masih berada di lokasi kejadian,  Kasat Lantas AKP Dedi Antonis mengatakan, pihaknya akan segera mengevakuasi truk dan bus setelah arus lalu lintas menurun.

“Evakuasi berkemungkinan besar akan dilakukan malam hari. Kondisi tersebut mengingat agar tidak terganggunya arus lalu lintas,”tutup Dedi. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional