Close

Tabrak Lari di Bungus Teluk Kabung, Pelajar SMP Tewas di Tempat, Teman Korban yang Dibonceng Patah Tulang, Polisi: Serahkan Diri atau Ditangkap

EVAKUASI— Polisi mengevakuasi jasad pelajar SMP yang tewas akibat tabrak lari mobil di kawasan Bukik Lampu, Bungus.

PADANG, METRO–Dua remaja perempuan yang berstatus pelajar SMP menjadi korban tabrak lari saat mengendarai sepeda motor di Jalan Padang Painan Km 19 Bukik Lampu, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Senin (13/6) sekitar pukul 09.30 WIB.

Tragisnya, akibat tabrak lari oleh mobil yang belum diketahui jenis maupun pelat nomornya, satu kor­ban bernama Nifa Turjana Ramadhan (16) tewas di lokasi kejadian. Sedangkan temannya yang dibonceng, Nabila (16) mengalami pa­tah tulang hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pera­watan medis.

Sementara, pascake­celakaan itu, personel Unit Lakalantas Polresta Pa­dang bersama Polsek Bu­ngus tiba di lokasi mela­kukan olah TKP dan me­ngevakuasi jasad korban kecelakaan dan menga­mankan sepeda motor yang dikendari korban se­bagai barang bukti. Se­dangkan mobil yang me­nabrak korban hingga kini masih terus diburu.

Kapolsek Bungus Teluk Kabung Kompol Zamzami mengatakan, kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut adalah sepeda motor Honda Beat warna merah putih dengan nomor polisi BA 5720 0G kontra kendaraan roda 4 yang belum diketahui jenisnya maupun nomor ken­daraan.

“Korban yang meru­pakan siswa SMPN 19 Pa­dang yaitu Nifa Turjana Ra­madhan (16) yang mem­bawa sepeda motor, dan Nabila (16) yang dibonceng yang keduanya merupa­kan warga Batang Kajai Gates, Kecamatan Lubuk Begalung,”ujar Zamzami.

Dikatakan oleh Zam­zami, kejadian berawal saat sepeda motor Honda Beat yang datang dari arah Padang menuju Bungus sedangkan ranmor R4 yang tidak diketahui jenis­nya datang dari arah Bu­ngus menuju Padang.

“Sesampai di TKP, ter­jadi tabrakan antara kedua kendaraan tersebut. Aki­bat dari kejadian tersebut pengendara sepeda motor, Nifa Turjana Ramadhan mengalami luka robek di bagian kepala dan me­ngeluarkan darah dan me­ninggal dunia di tempat. Sedangkan yang  dibon­ceng mengalami patah tangan,” katanya.

Sementara, Kanit Laka­lantas Polresta Padang, Ipda Risman menjelaskan, berda­sarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, ke­celakaan ini meru­pakan tab­rak lari. Pasal­nya, mobil yang menyeng­gol sepeda motor korban hingga meng­akibarkan ke­dua korban ter­jatuh, me­larikan diri.

“Informasi dari saksi-saksi, mobil yang me­nab­rak korban merupakan mi­nibus. Kami masih lakukan penyelidikan untuk me­ngungkap identitas pemilik mobil maupun sopirnya. Jalan Raya Padang-Painan memang merupakan ka­wa­san rawan kecelakaan karena kondisi jalan penu­runan dan tikungan yang tajam. Kami mengimbau kepada pengendara minibus supaya menyerahkan diri sebelum kami tang­kap,” tegasnya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top