Menu

Syaiful: Amril Amir Sosok yang Tepat Pimpin KONI Sumbar

  Dibaca : 101 kali
Syaiful: Amril Amir Sosok yang Tepat Pimpin KONI Sumbar
Amril Amir Datuk Palindih

PADANG, METRO
Kepengurusan KONI Sumbar periode 2017-2021 berakhir 16 Januari 2021 lalu. Musyawarah Provinsi (Musprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tidak lama lagi.

Menjelang pelaksanaan alek olahraga Sumbar untuk memilih pemimpinnya ini, sejumlah nama mulai mengapung. Sebut saja Mayjen TNI (Purn) Amril Amir Datuk Palindih.

Sosok Ketua Umum Persatuan Kempo Sumatera Barat ini dinilai sangat tepat dan cocok memimpin KONI guna memajukan olahraga Sumbar ke depan.

Seperti diketahui, jika melihat riwayat jabatan., Mayjen TNI (Purn) Amril Amir Datuk Palindih, pernah menduduki beberapa jabatan strategis, seperti Danyonif 203/Arya Kemuning, Danrem 041/Gatam, Pati Kasad Bidang Hukum dan HAM, Kadisjarah, Kasdam VII/Wirabuana, Pangdam VII/Wirabuana,

Mayjen TNI (Purn) Amril Amir Datuk Palindih Lahir 15 Januari 1954 (umur 67), masuk Akademi Militer (1978), Dinas di TNI Angkatan Darat, satuan infanteri. Dengan pengalamannya di TNI, Amril Amir merupakan sosok pemimpin yang mempunyai karakter yang mampu membentuk, membina tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti).

Tentunya dengan pengalamannya itu, suami dari Ny. Anna Syukur ini diyakini mampu bisa membawa olahraga Sumbar lebih menggeliat di masa yang akan datang.

“Olahraga butuh dana yang besar, baik dalam melakukan pembinaan atlet, termasuk untuk menggelar iven. Nah, dengan jaringan yang dimiliki Amril Amir, saya berkeyakinan berbagai persoalan yang dihadapi dunia olahraga di Sumbar bisa teratasi,” ungkap Syaiful, SH, M.Hum, Mantan Ketua Umum KONI Sumbar.

Sebagai mantan Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful mengaku sangat memahami tetek bengek dan segala permasalahan yang dihadapi dunia olahraga di Sumbar agar bisa bangkit dan berkembang.

“Persoalan keolahragaan di Sumbar, tak hanya sebatas pendanaan, namun kepemimpinan yang tegas serta komitmennya untuk memajukan prestasi olahraga, sangat diperlukan,” terang Syaiful.

Apalagi sejak pandemi Covid-19 menyerang bangsa ini, lanjut Syaiful, menyebabkan semuanya jadi sakit. Termasuk dunia olahraga, dimana anggarannya terpaksa harus direfocusing untuk penanganan Covid-19. Akibatnya, banyak anggaran terpangkas dan yang pasti mengganggu program pembinaan atlet.

“Nah, dengan jaringan yang dimiliki oleh Amril Amir sebagai jenderal yang mantan Pangdam, saya berkeyakinan persoalan-persoalan itu akan dapat teratasi. Karena, kalau pendanaan olahraga hanya mengandalkan APBD, saya pastikan akan sulit untuk bangkit,” ujar Syaiful.

Menurut Syaiful, seharusnya pegiat olahraga di Sumbar bersyukur, sosok jenderal sekelas Amril Amir punya niat untuk mengurus olahraga di Sumbar. Ini peluang besar bagi Sumbar untuk bisa bangkit.

Sementara itu, Ketua Inkado Sumbar Wahyu Iramana Putra juga mengatakan, dunia olahraga Sumbar butuh sentuhan tangan orang yang benar-benar mencintai olahraga serta punya relasi yang luas.

“Ketua KONI tentulah orang yang bergaul dan memiliki hubungan harmonis dengan eksekutif dan legislatif. Sebab pendanaan KONI sangat bergantung kepada APBD. Tentunya hubungan harmonis dengan eksekutif dan legislatif sangat dibutuhkan,” katanya.

Dikatakan mantan Ketua Percasi Sumbar dua periode itu, dengan mempunyai seorang pemimpin mempunyai karakter yang mampu membentuk, membina tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti), tentunya kita sangat yakin olahraga Sumbar bisa lebih menggeliat di masa yang akan datang.

“Untuk membentuknya pasti kita membutuhkan seorang pemimpin yang mempunyai karakter kuat, itu kita lihat ada pada sosok Mayjen (Purn) Amril Amir,” katanya.

Tentunya dengan menjalankan program character building yang notabene program TNI, juga dapat diterapkan pada insan olahraga Sumbar, sehingga jiwa patriotisme atlet tak memudar ditelan zaman.

Disamping itu juga olahraga di Tanah Minang membutuhkan figur pemimpin yang tegas namun mengayomi. Karena mengayomi tanpa ketegasan, akan membuat organisasi kurang berjalan optimal.

“Sosok seperti Pak Amril Amir inilah yang dibutuhkan olahraga Sumbar. Yang penting dalam olahraga itu jangan ada penkotak-kotakan, untuk kelompok tertentu saja,” harap Wahyu.

Sementara itu, Ketua Pengprov Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Sumbar Iswanto Kwara mengatakan siapapun yang terpilih sebagai Ketua KONI Sumbar haruslah bertanggungjawab dengan amanah yang diembannya.

“Siapapun orangnya, yang penting bisa mengembangkan olahraga Sumbar lebih berprestasi lagi. Kita tentunya ingin perubahan ke yang lebih baik,” katanya. (hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional