Menu

Syafrial Kani Sosialisasi Gerakan Rp2 Ribu untuk Umat, Jadi Wakaf Produktif Agar Terlepas dari Rentenir di Kota Padang

  Dibaca : 666 kali
Syafrial Kani Sosialisasi Gerakan Rp2 Ribu untuk Umat, Jadi Wakaf Produktif Agar Terlepas dari Rentenir di Kota Padang
HALALBIHALAL— Ketua DPRD padang Syafrial Kani memberikan arahan di Mushalla Surau Patai di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Sabtu (6/5).

GUNUNGSARIAK, METRO–Keprihatinan Ketua DPRD Padang Syafrial Kani dengan maraknya sistem rentenir yang melilit ma­sya­­rakat maupun pedagang usaha kecil dan mene­ngah (UMKM) di Kota Padang dilawan dengan beragam cara dan solusi untuk membunuh parktik sistem ribawi ini.

Hal tersebut diungkapkan Syafrial Kani ketika me­nyam­bangi Musholla Surau Pa­tai di Kelurahan Gunung Sa­rik, Kecamatan Kuranji, Sab­tu (6/5) dalam rangka me­menuhi undangan ma­sya­­rakat dalam kegia­tan ­halalbihalal.

Syafrial Kani menu­tur­kan, solusi masalah riba ha­rus dituntaskan oleh umat dan menja­di  ­tang­gung ja­wab ber­sama. ­”Seperti ­fir­man Allah SWT ­memusnah­kan riba dan menyuburkan sha­da­qah. Dan Allah tidak me­nyu­kai setiap orang da­lam ke­kafiran, dan selalu berbuat dosa. (QS Albaqarah: 276),” katanya

Katanya, dia ­akan ­men­­canangkan gerakan sedekah dua ribu rupiah tiap keluarga setiap hari. Memulai dari hal yang kecil secara bersama-sama. Akan dicanangkan di tiap kelurahan maupun lingkup perumahan di Kota Pa­dang. ”Insya Allah gerakan dua ribu rupiah ini akan menjadi wakaf produktif untuk umat membantu masyarakat terlepas dari rentenir sehingga usahanya menjadi berkah,” katanya.

Ia menjelaskan, uang dua ribu rupiah saat ini tidak memberatkan bagi umat untuk membantu saudara agar terlepas dari sistem riba. ”Uang dua ribu ini jika dikumpulkan secara bersama akan menjadi so­lusi,  dan nanti bisa dikelola secara sistematis dan transparan akan bisa dibe­rikan bantuan kepada dun­sa­nak maupun masyara­kat agar terlepas dari rentenir. Program  gerakan sedakah dua ribu rupiah ini su­dah berjalan di beberapa kelurahan, semoga berjalan di kelurahan lainnnya di Kota Padang,”sebutnya.

Sejalan dengan itu gerakan dua ribu rupiah untuk umat, di DPRD Padang pun akan segera merancang per­da inisiatif masjid Pari­pur­na ”Insya Allah akan­  membuat rancangan per­da inisiatif yakni ­Perda ­Mas­jid Paripurna. Masjid akan dijadikan sentral semua persoalan umat ter­ma­suk memerangi riba dan sistem rentenir. Di ­masjid akan lahir sentra ekonomi syariah, melalui zakat, sedekah dan infaq yang mendorong masya­rakat untuk tidak kenal lagi yang namanya rent­e­nir,­” beber pria yang ber­gelar Datua Rajo Jambi itu.

Hal lain juga ditekankan, Syafrial Kani, bukan saja masalah maraknya rentenir saja yang merajalela. Ting­kat perceraian yang sangat tinggi di semua kecamatan yang ­me­nye­babkan turunan negatifnya seperti kerapuhan rumah tangga berdampak kepada persoalan, kena­ka­lan remaja, narkoba dan pri­laku LGBT.

“Ini akan menjadi bom waktu. Harus segera dicarikan solusi dan penyele­saian­nya  yang menjadi tang­gung jawab bersama. Ran­ca­ngan ­­P­erda Inisiatif­Masjid ­Pa­ripurna akan di­fung­sikan untuk umat kem­bali ke mas­jid menyelesaikan persoa­lan-persoalan yang sangat urgensi ini,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, ­ju­ga Ketua DPRD Padang mem­­berikan bantuan kepada Surau Patai untuk pemba­ngunan masjid sebesar Rp50 juta dan akan memberikan kepada majelis taklim serta kelompok usaha tani. ­(hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional