Menu

Swedia vs Ukraina, Duel Tim Kuda H itam 

  Dibaca : 207 kali
Swedia vs Ukraina, Duel Tim Kuda H itam 
Swedia akan berhadapan dengan Ukraina di babak 16 besar Euro 2020, Rabu (30/6) dinihari pukul 02:00 WIB.

Swedia akan berhadapan dengan Ukraina di babak 16 besar Euro 2020, Rabu (30/6) dinihari pukul 02:00 WIB. Pertandingan ini akan digelar di Hampden Park, Glas­gow. Pemenangnya akan ber­temu Inggris atau Jerman di perempat final.

Walau gaung duel Swedia vs Ukraina tak sebesar laga Belgia vs Portugal atau Inggris vs Jer­man. Namun, laga ini bisa dikatakan duel tim kuda hitam.

Keduanya adalah tim yang sering mengganggu hegemoni tim-tim besar Eropa. Oleh karena itu, pertemuan Swedia vs Uk­raina diyakini bakal berlangsung sengit.

Swedia lolos sebagai juara Grup E usai imbang 0-0 dengan Spanyol, me­nang 1-0 atas Slovakia, dan menang 3-2 atas Polandia. Dari empat gol Swedia di grup ini, tiga di antaranya disumbangkan oleh Emil Forsberg.

Swedia mampu membuktikan prediksi banyak pihak bahwa mereka akan tampil sebagai kuda hitam di turnamen ini. Aleksander Isak dkk lolos sebagai juara grup E menyisihkan Spanyol di peringkat kedua. Tim Biru-Emas tampil tak terkalahkan di grup.

Swedia pun diyakini tidak akan menyianyiakan kesempatan lolos ke babak 16 besar. Bisa dibilang, laga melawan Ukraina nanti menjadi ajang pertunjukkan kekuatan penuh Swedia.

Janne Andersson yang menukangi pasukan Swedia masih mempercayakan Emil Forsberg sebagai peng­gedor gawang lawan.

Sebab, Forsberg me­nunjukkan sinarnya di tim nasional Swedia. Pe­nye­rang sayap andalan Swe­dia ini telah mencetak tiga gol di Euro 2020. Perannya sangat krusial, tak hanya untuk mencetak gol, tetapi juga menginisiasi serangan dan mengobrak-abrik pertahanan Ukraina nanti.

Di sisi lain, Ukraina tengah gamang. Setelah tam­pil perkasa di babak kualifikasi, Ukraina malah melempem di Euro 2020.

Ukraina kalah 2-3 dari Belanda, menang 2-1 atas tim debutan Makedonia Utara, dan kalah 0-1 dari Austria di Grup C. Pasukan Andriy Shevchenko finis di bawah Belanda serta Austria, dan lolos seba­­gai satu dari empat peringkat tiga terbaik.

Skuad asuhan An­driy Shevchenko harus menelan dua kekalahan di grup C. Beruntung, satu kemenangan atas Ma­kedonia Utara mampu menyelamatkan mereka.

Roman Yaremchuk dkk akhirnya bisa lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik. Untung saja di babak 16 besar ini, mereka men­dapat lawan yang relatif cukup seimbang, Swedia.

Ada dua nama yang paling menonjol dari Ukraina di fase grup, yakni Andriy Yarmolenko dan Roman Yaremchuk. Mereka masing-masing mencetak dua gol, atau seluruh gol Ukraina di fase tersebut.

Kali ini, jika melihat performa masing-masing tim, Swedia sepertinya pantas difavoritkan. Menjadi juara di grupnya Spanyol dan Polandia jelas bukan pres­tasi sembarangan.

Namun, di atas kertas Ukraina sedikit lebih bagus dalam hal penguasaan bo­la. Namun, dari kemampuan mencetak gol, keduanya relatif berimbang. Di turnamen ini pun Ukraina dan Swedia sama-sama telah mencetak empat gol.

Menilik rekor pertemuan kedua tim, Swedia harus memasang kewaspadaan tinggi. Lantaran mereka baru sekali me­nang atas Ukraina, selebihnya 2 kali kalah dan satu kali seri. Artinya, bisa dikatakan, The Yellow and Blue -julukan Ukraina akan menjadi mo­mok bagi Tim Biru-Emas.

Swedia dan Ukraina terakhir kali bertemu di fase grup Euro 2012, dan itu adalah sebuah memori manis bagi sang pelatih Shev­chen­ko. Kala itu, Swedia sempat unggul lewat gol Zlatan Ibrahimovic menit 52, tapi Ukraina berbalik menang 2-1 lewat sepasang gol She­v­chenko menit 55 dan 61.

Swedia diyakini bakal tampil dengan kekuatan penuh dalam formasi 4-4-2. Pelatih Janne Andersson akan kembali menurunkan bintang andalan mereka yang telah mencetak tiga gol, Emil Forsberg.

Sementara itu, tim Uk­raina asuhan Shevchenko bakal kembali menurunkan trio Yarmolenko, Yaremchuk, dan Malinovsky di lini depan dalam formasi 4-3-3.

Dengan kualitas hampir mirip, pertandingan diyakini akan berlangsung berimbang. Tim mana yang lebih siap dan beruntung akan memenangkan pertandingan ini.

Dua dari tiga wakil Grup C sudah kandas di babak 16 besar. Austria ditaklukkan Italia 1-2 lewat extra time, sedangkan Belanda dihantam Republik Ceko 0-2. Apakah Ukraina akan menyusul mereka?

Nah, Shevchenko sebagai pelatih tak mau lengah bahkan dibantai Swedia nanti. Sheva-panggilan Shevchenko berharap pa­da Roman Yaremchuk untuk merobek-robek ga­wang Swedia.

Mungkin saja akan terjadi! Sebab, Yaremchuk adalah sala satu andalan tim Ukraina di lini depan, selain Yarmolenko dan Malinovsky.

Yaremchuk kerap disebut sebagai The Next Andriy Shevchenko. Di usia 26 tahun, Yaremchuk menjadi andalan utama di lini depan Ukraina.

Pemain Dynamo Kiev itu pun bisa menjawab kepercayaan tersebut dengan mencetak dua gol di sepanjang babak penyisihan grup Euro 2020. (*/rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional