Menu

Sutan Riska, Pemimpin Muda Penegak Falsafah MinangKabau

  Dibaca : 82 kali
Sutan Riska, Pemimpin Muda Penegak Falsafah MinangKabau
Safari politik Sutan Riska di Rumah Gadang Baru Suku Chaniago Nan Limo Sungai Dareh pada Minggu (8/11) malam.

DHARMASRAYA, METRO
Sebagai generasi muda yang menjunjung tinggi falsafah Minangkabau “Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah” (ABS-SBK), banyak harapan tertumpang kepada Sutan Riska Tuanku Kerajaan untuk terus melanjutkan program yang menyentuh sektor budaya guna melestarikan tatanan adat Minangkabau.

Hal ini disampaikan ninik mamak Sungai Dareh, Zulkifli Lenggang Majo saat safari politik Sutan Riska di Rumah Gadang Baru Suku Chaniago Nan Limo Sungai Dareh pada Minggu (8/11) malam.

Sutan Riska didampingi Cawabup Dasril Panin Dt Labuan, Ketua DPD II Golkar, Ir. H. Adi Gunawan, Ketua DPC Hanura, Rijal Imami, ST, Ketua DPC PPP, Harry Permana, ST, Ketua DPC PBB, Masrigi, pengurus DPC Partai Gelora, dan anggota DPRD Dharmasraya Fraksi Nurani Demokrat, Salman, serta Ninik mamak, bundo kanduang kaum Chaniago nan Limo nagari Sungai Dareh.

Zulkifli Lenggang Majo juga menyebutkan, kehadiran Sutan Riska -Dt Labuan dan rombongan di Rumah Gadang Baru Kaum Chaniago Nan Limo merupakan suatu kebanggaan bagi kami kaum Chaniago Nan Limo.

“Alhamdulillah, kehadiran Sutan Riska kali ini sekaligus memperlihatkan bahwa revitalisasi Rumah Gadang Baru Kaum Chaniago Nan Limo telah selesai. Revitalisasi ini berkat bantuan dana dari pemerintah daerah yang disetujui oleh Sutan Riska sebagai Bupati Dharmasraya, “ Ungkapnya

Selain itu, sambungnya, Sutan Riska juga memberikan reward berupa insentif bagi ninik mamak se Dharmasraya yakninya “Ampek Jiniah, Limo Sajinjiangan” dianataranya Penghulu, Monti, Dubalang, dan Urang Tuo kaum.

“Dari kinerja dan kepeduliannya terhadap adat Minangkabau, Sutan Riska layak disebut sebagai pemimpin muda penegak falsafah MinangKabau Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah, “ Tegasnya.

Oleh karena itu, sebagai ungkapan terima kasih kita bersama dan juga menjadi harapan agar pembangunan dan revitalisas rumah gadang serta perhatian terhadap ninik mamak kaum terus dilanjutkan hingga periode ke-2 Sutan Riska nanti.

“Kita bersama kaum Chaniago Nan Limo telah memasangkan niat untuk mengantarkan Sutan Riska menjadi pemimpin Dharmasraya yang ke-2 kalinya, “ Tegas Zulkifli Lenggang Majo yang diaminkan ninik mamak dan bundo kanduang serta milenial Sungai Dareh yang hadir.

Sementara itu, Anggota DPRD Dhaemasraya, Fraksi Nurani Demokrat, Salman menegaskan bahwa kinerja dan kepedulian Sutan Riska terhadap adat dan budaya minang telah terbukti nyata.

“Rumah Gadang Baru kaum Chaniago Nan Limo yang telah selesai di revitalisasi oleh pemda melalui kebijakan Sutan Riska pada periode pertamanya,” Ungkap Salman yang juga anggota DPRD 2 periode itu.

Untuk itu, lanjutnya, agar pembangunan dan revitalisasi rumah gadang terus berlanjut, maka kita bulatkan tekad memenangkan kembali Sutan Riska -Dt Labuan pada 9 Desember 2020 mendatang.  “Inshaallah Sungai Dareh siap bersama-sama memenangkan Sutan Riska -Dt Labuan, “ tegasnya.

Pada kesempatan itu, Sutan Riska menyebutkan, upaya revitalisasi Rumah Gadang se Dharmasraya akan terus di galakkan. “Revitalisasi Rumah Gadang bertujuan untuk menghidupkan dan terus melestarikan tradisi Minang yang menjadikan rumah gadang sebagai sarana untuk bermusyawarah, mulai dari acara pernikahan, kematian hingga musyawarah adat lainnya, “ Ungkap Sutan Riska

Apalagi lanjutnya, di Minangkabau memiliki tatanan adat yang kental yang menjadi kewajiban kita untuk tetap mempertahankannya.  Perbaikan rumah gadang ini sambungnya, merupakan tindak lanjut pencanangan oleh Presiden Joko Widodo saat Puncak Peringatan Hari Pers Nasional di Kota Padang pada Februari tahun 2018 lalu.

“Oleh karena itu, pemkab Dharmasraya sejak 2019 hingga 2020 telah mengupayakan revitalisasi rumah gadang lebih kurang sebanyak 120 rumah gadang, 2019 sebanyak 80 rumah gadang dan 2020 sebanyak 40 rumah gadang, “ ungkapnya.

Selain itu, sambungnya, ia juga sudah meminta bantuan Presiden Joko Widodo untuk menyetujui pembangunan Rumah Gadang terbesar se Sumatra Barat dengan bantuan dana APBN.

“Alhamdulillah pak Presiden Joko Widodo telah menyetujui pembangunan Rumah Gadang yang panjangnya 100 meter dengan lebar 25 meter yang terletak di samping Masjid Agung Dharmasraya, “ ujarnya.

Pembangunan itu, sambungnya, selain sebagai mempertahankan eksistensi keberadaan kaum dalam Suku, juga sebagai upaya penguatan rumah gadang daam fisik dan non fisik agar tatanan nilai adat tetap berjalan secara baik karena sudah punya wadah untuk menularkan kepada generasi selanjutnya. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional